Jumat 24 Juli 2020, 08:10 WIB

Kanada Selidiki Ulang Penembakan Massal Nova Scotia

Basuki Eka Purnama | Internasional
Kanada Selidiki Ulang Penembakan Massal Nova Scotia

AFP/Tim Krochak
Polisi Kanada berkumpul usai melumpuhkan pelaku penembakan massal di Nova Scotia, April lalu.

 

PEMERINTAH Kanada, Kamis (23/7), mengumumkan menggelar penyelidikan independen terhadap penembakan massal paling mematikan di negara itu termasuk apakah tanggapan polisi terhadap penembakan yang menewaskan 22 orang itu telah memadai.

Panel yang terdiri dari tiga pakar akan menyelidiki aksi penembakan dan pembakaran di Nova Scotia yang berakhir dengan polisi menembak mati pelaku setelah melakukan pengejaran selama 13 jam.

Laporan yang diharapkan bisa menghindari insiden serupa di masa depan dijadwalkan dirilis pada Februari 2021.

Baca juga: Pompeo Ajak Dunia Lawan Tirani Tiongkok

Aksi penembakan yang dimulai pada 18 April malam dilakukan oleh seorang pria yang diidentifikasi sebagai seorang ahli gigi berusia 51 tahun Gabriel Wortman.

Polisi mengatakan Wortman mengenakan seragam polisi, mengendari mobil polisi palsu, dan membawa sejumlah senjata, termasuk setidaknya sebuah senapan serbu.

Pascapenembakan massal itu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan pelarangan senapan serbu grade militer.

Polisi Kanada dikritik karena menggunakan Twitter untuk memperingatkan publik mengenai adanya pelaku penembakan ketimbang merilis peringatan darurat resmi.

Menteri Keamanan Publik Kanada Bill Blair mengaku yakin penyelidikan itu akan memberikan pengertian yang lebih mendalam mengenai penembakan massal itu dan memberi rekomendasi yang pasti untuk memastikan tragedi serupa bisa dicegah. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP/MARTIN BUREAU

Prancis Majukan Jam Malam untuk Bendung Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 17 Januari 2021, 08:56 WIB
Jam malam diberlakukan dua jam lebih awal menjadi pukul 18.00 waktu setempat dan berlangsung hingga pukul 06.00 waktu...
AFP/Angela Weiss

Saat Pelantikan, Biden akan Teken Sejumlah Perintah Eksekutif

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 17 Januari 2021, 07:37 WIB
"Dalam sepuluh hari pertamanya menjabat, Presiden terpilih Biden akan mengambil tindakan tegas untuk mengatasi empat krisis ini,...
(Photo by MICHAEL TEWELDE / AFP)

Lebih dari 2 Juta Orang Meninggal akibat Covid-19

👤(Aiw/The Guardian/NYPost/Aljazeera/I-1) 🕔Minggu 17 Januari 2021, 04:55 WIB
PANDEMI covid-19 kini telah menyebabkan lebih dari 2 juta orang meninggal di seluruh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya