Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Beijing Lockdown Sejumlah Area

Nur Aivanni
16/6/2020 00:55
Beijing Lockdown Sejumlah Area
Beijing Lockdown Sejumlah Area(AFP)

PEMERINTAH Tiongkok berpacu untuk mengendalikan penyebaran wabah virus korona baru atau covid-19 setelah muncul 79 kasus baru terkait dengan pasar grosir makanan di Beijing. Pihak berwenang pun telah mengunci daerah sekitar pasar tersebut dan melakukan program pengujian dan penelusuran secara besar-besaran.

Wabah di Tiongkok, tempat penyakit itu pertama kali muncul tahun lalu, sebagian besar telah dikendalikan hingga sejumlah kasus baru ditemukan di Beijing pada minggu lalu. Para pejabat kesehatan melaporkan 49 kasus virus korona secara nasional kemarin, termasuk 36 kasus di Beijing.

Sebuah klaster yang terkait dengan Pasar Xinfadi telah memicu kekhawatiran akan gelombang kedua infeksi. Dalam konferensi pers, pejabat setempat, Li Junjie mengatakan kasus-kasus juga ditemukan di pasar grosir Yuquandong di Distrik Haidian, Beijing.

Akibatnya, pasar itu telah ditutup dan sekolah-sekolah terdekat akan ditutup. Sementara itu, orang-orang yang tinggal di 10 perumahan di sekitarnya akan dilarang untuk meninggalkan rumah mereka.

“Distrik Fengtai di Beijing Selatan juga telah menyatakan keadaan manajemen masa perang. Distrik ini bermaksud untuk menguji 46 ribu penduduk yang tinggal di komunitas di sekitar Xinfadi,” ujar Wakil Kepala Distrik Fengtai, Zhang Jie.

Beijing telah memulai pengujian massal untuk pekerja dari pasar makanan Xinfadi. Warga yang tinggal di dekatnya dan siapa saja yang mengunjungi pasar tersebut dalam beberapa minggu terakhir juga akan diperiksa.

Para pejabat mengatakan mereka berencana untuk melakukan pengujian untuk virus kepada 46 ribu penduduk di daerah tersebut. Lebih dari 10 ribu orang kini telah diuji.

“Saya pergi ke Pasar Xinfadi, jadi saya ingin memastikan bahwa saya tidak terinfeksi,” kata seorang perempuan, 32, yang bermarga Guo ketika dia mengantre di stadion untuk diuji virus korona.

“Kami diberi tahu bahwa setelah pengujian, jika hasilnya positif, kami akan langsung dibawa ke rumah sakit,” tambahnya. 

Tiongkok sejauh ini mencatat 83.181 kasus dengan 4.634 kematian, sedangkan 78.370 pasien telah dapat pulih. Berasal dari Wuhan pada Desember lalu, covid-19 telah menyebar ke 188 negara dan wilayah di seluruh dunia. Brasil dan Amerika Serikat saat ini ialah daerah yang paling parah terkena dampaknya.


Meningkat di Tokyo

Jumlah kasus covid-19 juga meningkat di Tokyo, Jepang. Gubernur Tokyo Yuriko Koike, kemarin, mengatakan ada 47 kasus baru infeksi virus covid-19. Itu menandai angka harian terbesar sejak 5 Mei. Dari jumlah tersebut, 18 orang dilacak ke tempat hiburan malam di ibu kota.

Pemerintah Tokyo meminta orang yang bekerja di kelab malam dan tempat hiburan serupa untuk secara teratur melakukan pengujian untuk virus korona. Itu dilakukan sebagai upaya baru untuk menghentikan penyebaran virus di distrik kehidupan malam di ibu kota seperti daerah Kabukicho, di Shinjuku.

“Melalui pengujian yang aktif, (saya berharap) warga sadar akan infeksi mereka dan tidak akan menularkan virus ke orang lain,” kata Koike.

Ia setuju dengan Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, menteri yang bertanggung jawab atas tanggap virus korona di Jepang, untuk bekerja sama mencegah gelombang kedua infeksi di Tokyo. (AFP/Bernama/Hym/X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya