Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Prancis Bersiap Semakin Longgarkan Lockdown

Basuki Eka Purnama, Haufan Hasyim Salengke
30/5/2020 07:15
Prancis Bersiap Semakin Longgarkan Lockdown
Warga mengobrol di depan sebuah kafe di Paris, Prancis.(AFP/GEOFFROY VAN DER HASSELT )

PRANCIS, Jumat (29/5), mencatatkan 52 kematian akibat covid-19 selama 24 jam terakhir saat mereka bersiap untuk semakin memperlonggar aturan lockdown pada pekan depan.

Angka kematian yang melanjutkan tren jumlah rendah kematian akibat covid-19 di Prancis menyebabkan jumlah total kematian akibat pandemi di negara itu menjadi 28.714.

Jumlah pasien yang dirawat di ruang perawatan intensif, yang pada puncak pandemi mencapai leih dari 7 ribu orang, mengalami penurunan sebanyak 58 orang menjadi 1.361 orang.

Baca juga: Korsel Batasi Jumlah Siswa Sekolah

Prancis, Selasa (2/6), berencana kembali melonggarkan aturan lockdown yang diberlakukan untuk memperlambat penyebaran covid-19 dengan mengizinkan seluruh restoran dan cafe di penjuru negeri beroperasi kembali.

Di Paris, yang angka infeksi covid-19 masih tinggi, pembatas masih diberlakukan dengan restoran dan kafe hanya boleh membuka teras luar ruangan mereka.

Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan sejak pelonggaran lockdown pada 11 Mei lalu, sebanyak 109 kluster baru covid-19 ditemukan. Meski begitu, kementerian memastikan tidak ada tanda-tanda adanya gelombang kedua pandemi virus korona itu.

Dengan jumlah pengujian ditingkatkan, antara 18 Mei dan 24 Mei, sebanyak 217 ribu orang dites dan hanya sekitar 4 ribu dinyatakan positif covid-19 atau hanya 1,9% dari jumlah total. (AFP/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya