Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Prancis Longgarkan Lockdown, Angka Kematian tidak Meningkat

Basuki Eka Purnama, Haufan Hasyim Salengke
26/5/2020 06:00
Prancis Longgarkan Lockdown, Angka Kematian tidak Meningkat
Wali Kota Gradignan Michel Labardin memakai masker saat akan menghadiri pertemuan dewan kota di Parc Laurenzanne, Bordeaux, Prancis.(AFP/MEHDI FEDOUACH)

JUMLAH korban tewas akibat covid-19 di Prancis, Senin (25/5), mendekati angka 28.500 saat angka kematian harian melambat meski negara itu mulai melonggarkan aturan lockdown.

Menurut keterangan dari Kementerian Kesehatan Prancis, sebanyak 28.457 orang telah meninggal akibat covid-19 sejak awal pandemi.

Kementerian Kesehatan Prancis yang tidak merilis angka kematian sejak Kamis (21/5) melaporkan sebanyak 74 orang meninggal karena covid-19 pada Jumat (22/5), 43 pada Sabtu (23/5), dan 35 pada Minggu (24/5).

Baca juga: Perbatasan Rep Ceko dan Slovakia Dibuka Kembali

Adapun sebanyak 90 orang meninggal dunia pada Senin (25/5).

Namun, angka kematian itu hanya pada pasien yang dirawat di rumah sakit belum yang berasal dari panti jompo.

Penhitungan korban covid-19 di Prancis tertahan karena libur akhir pekan yang panjang.

Pemerintah Prancis memastikan tidak ada tanda-tanda bahwa pelonggaran aturan lockdown pada 11 Mei lalu menyebabkan peningkatan kasus covid-19.

Namun, warga Prancis tetap diimbau untuk waspada. Bahkan, Presiden Prancis Emmanuel Macron memperingatkan bahwa pandemi covid-19 belum berakhir. (AFP/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya