Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BARACK Obama secara tidak langsung mengkritik penerusnya Donald Trump saat ambil bagian dalam wisuda daring, Sabtu (16/5). Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) itu sebelumnya tidak pernah mengkritik Trump.
"Lebih dari apa pun, pandemi ini menunjukkan dengan jelas bahwa banyak orang yang berada di pucuk pimpinan negeri ini tidak tahu apa yang mereka lakukan," ujar Obama kepada wisudawan dari sejumlah universitas yang didominasi warga kulit hitam.
"Banyak dari mereka berpura-pura memegang kendali," imbuhnya saat membahas impilkasi dari covid-19 tanpa menyebutkan nama pemimpin yang dimaksud.
Baca juga: Amerika Bersatu Gelar Kompetisi Masker Lebaran
Obama selama ini memilih tidak menonjolkan diri sejak meninggalkan posisi presiden AS pada Januari 2017.
Pada Sabtu (16/5), dia juga menggarisbawahi bahwa krisis kesehatan ini memunculkan ketidakadilan ras di AS dengan mengacu pada penembakan Ahmaud Arbery yang tewas ditembak saat sedang joging di Georgia.
"Penyakit seperti ini hanya menunjukkan betapa tidak adilnya perlakuan terhadap komunitas kulit hitam di negara ini," ujar Obama.
"Kita bisa melihat betapa buruknya dampak covid-19 terhadap komunitas kita. Kita bisa melihatnya dari seorang pria kulit hitam yang sedang joging dan sejumlah orang merasa perlu mencegatnya, menanyainya, dan kemudian menembaknya," serunya. (AFP/OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved