Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Prancis mengkhawatirkan penyebaran covid-19 di Paris saat lockdown akan diperlonggar pada pekan depan.
Prancis, Senin (11/5), akan melonggarkan lockdown yang telah diberlakukan pada pertengahan Maret setelah jumlah kasus, pasien yang dirawat di rumah sakit, dan kematian akibat covid-19 menurun.
Namun, empat wilayah yaitu Ile-de-France yang berada di sekitar Paris, Hauts-de-France di utara, Grand Est di timur, dan wilayah tenggara Bourgogne-Franche-Comte masih masuk klasifikasi merah yang menunjukkan tingginya angka covid-19.
Baca juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 di Prancis Turun
Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe mengatakan Prancis terpecah dengan penyebaran virus lebih sedikit di bagian barat dan selatan ketimbang di Paris, utara, dan timur.
Meski begitu, Philippe mengatakan pelonggaran lockdown juga akan berlaku di wilayah merah pada Senin (11/5).
"Namun, di area merah itu, akan ada sejumlah pembatasan. Misalnya, sekolah menengah tidak akan dibuka, begitu juga dengan taman kota," tegasnya.
Pembatasan lainnya, imbuhnya, saat pusat perbelanjaan di Prancis mulai dibuka, di Paris tidak.
Philippe mengatakan tahap berikutnya adalah pada 2 Juni. Saat itu, Prancis akan semakin memperlonggar lockdown, atau jika kondisi memburuk, lockdown akan diperketa.
"Pelonggaran lockdown tidak bisa ditandai dengan penurunan kewaspadaan," tegas Philippe. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved