Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Venezuela menegaskan akan mengadili dua warga Amerika Serikat (AS) yang ditangkap setelah militer Venezuela menggagalkan upaya sekelompok tentara bayaran menginvasi negara itu. Hal itu dikatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Rabu (6/5).
Venezuela, Senin (4/5), mengumumkan bahwa mereka telah menangkan dua mantan prajurit pasukan khusus AS atas dugaan berusaha menggulingkan Maduro dalam operasi yang dibiayai kelompok oposisi.
"Mereka telah mengaku setelah tertangkap basah. Mereka akan diadili di pengadilan Veneziela dan prosesnya akan berlangsung adil," tegas Maduro.
Baca juga: Trump Veto Resolusi Kongres yang Batasi Wewenangnya di Iran
Maduro kemudian memastikan kedua warga AS yang diindetifikasi sebagai Luke Denman dan Airan Berry dalam keadaan sehat dan diperlakukan dengan baik.
Maduro kemudian menunjukkan paspor Denman, 34, dan Berry, 41 saat memberikan keterangan di siaran televisi.
Angkatan Darat AS mengonfirmasi bahwa keduanya adalah mantan anggota Baret Hijau yang ditugaskan di Irak.
Di AS, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menegaskan pemerintah AS akan berusaha sekuat tenaga untuk memulangkan keduanya.
Adapun Presiden AS Donald Trump membantah keterlibatan pemerintahannya dalam misi itu.
Namun, Rusia, sekutu Maduro, mengecam Trump dan menyebut penyangkalannya lemah dan tidak meyakinkan.
Jaksa Agung Venezuela Tarek William Saab, Senin (4/5), menuding pemimpin oposisi Juan Guaido telah menandatangani kontrak senilai US$212 juta dolar untuk mengontrak tentara bayaran untuk menggulingkan pemerintahan. Dana itu didapatkan Guaido dari dana yang disita pemerintah AS dari perusahaan minyak Venezuela PDVSA.
Denman dan Berry merupakan bagian dari 17 orang yang ditangkap tengah melakukan invasi di pantai Venezuela, 40 menit dari Caracas. Delapan orang lainnya tewas. (AFP/OL-1)
Komisaris Tinggi HAM PBB Volker Türk melaporkan dugaan penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang di Venezuela masih berlanjut di bawah kepemimpinan Delcy Rodríguez.
Venezuela dan AS sepakat bekerja sama mengembangkan sektor pertambangan. Reformasi hukum disiapkan untuk menarik perusahaan raksasa tambang global.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Menteri Luar Negeri Venezuela menuntut pembebasan segera Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS. Simak perkembangan terbaru pasca-kudeta Januari 2026.
Gelombang pembebasan tahanan politik di Venezuela dimulai. Sebanyak 1.557 orang ajukan amnesti, termasuk pengosongan penjara El Helicoide yang kontroversial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved