Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PRANCIS, Rabu (6/5), melaporkan 278 kematian akibat covid-19 namun juga melaporkan penurunan drastis dari jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit. Hal itu terjadi saat 'Negeri Mode' itu bersiap melonggarkan aturan lockdown.
Kementerian Kesehatan Prancis mengatakan, hingga kini, sebanyak 25.809 orang dipastikan tewas akibat covid-19 di rumah sakit dan panti jompo di negara Eropa itu.
Selama 24 jam terakhir, sebanyak 278 orang tewas akibat covid-19, turun tipis dibandingkan hari sebelumnya yang menemukan 330 orang tewas.
Baca juga: Trump Sebut Serangan Covid-19 Lebih Parah dari 9/11
Prancis dijadwalkan akan melonggarkan lockdown yang diberlakukan sejak pertengahan Maret pada 11 Mei mendatang.
Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe telah mengumumkan sejumlah kelonggaran itu. Toko-toko diizinkan buka kembali namun kafe dan restoran masih ditutup. Sejumlah sekolah diizinkan kembali menggelar kegiatan belajar mengajar.
Selain menurunnya angka kematian, Prancis pada Rabu (6/5) juga melaporkan penurunan jumlah pasien yang dirawat di ruang perawatan intensif sebanyak 283 menjadikan jumlah totalnya menjadi 3.147.
Secara total, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit Prancis karena covid-19 adalah 23.983 orang, lebih sedikit 792 ketimbang hari sebelumnya. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved