Rabu 29 April 2020, 05:38 WIB

Kasus Covid-19 di AS Tembus Angka 1 Juta

Basuki Eka Purnama | Internasional
Kasus Covid-19 di AS Tembus Angka 1 Juta

AFP/Frederic J BROWN
Seorang pekerja toko melayani seorang pembeli di Montebelo, California, Amerika Serikat.

 

JUMLAH kasus covid-19 di Amerika Serikat (AS) melewati angka 1 juta pada Selasa (28/4). Hal itu terungkap dari data yang dikumpulkan Johns Hopkins University.

Pandemi yang juga telah menewaskan lebih dari 57 ribu orang di AS kini menginfeksi 1.002.498 orang di 'Negeri Paman Sam' itu.

Data terbaru itu dilansir saat pandemi virus korona itu tampaknya mulai mereda di sejumlah wilayah seperti New York dan beberapa negara bagian mulai membuka kembali aktivitas ekonomi mereka.

Baca juga: AS Salahkan Tiongkok soal Covid-19

New York tetap menjadi negara bagian AS yang paling parah terhantam pandemi covid-19 dengan lebih dari 22.668 kematian dengan lebih dari 17.500 terjadi di New York City.

Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan sebanyak 335 orang meninggal dunia akibat covid-19 di negara bagian itu dalam tempo 24 jam. Meski jumlahnya menurun, hal itu masih mengkhawatirkan. (AFP/OL-1)

 

Baca Juga

AFP

Utusan AS Desak Korea Utara Hentikan Uji Coba Rudal

👤Nur Aivanni  🕔Minggu 24 Oktober 2021, 13:38 WIB
Perwakilan khusus AS untuk Korea Utara Sung Kim bertemu dengan mitra selatannya Noh Kyu-duk setelah pertemuan dengan mitra Jepang mereka di...
Paul ELLIS / AFP

Inggris Mencatat 44.985 Kasus Baru Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:57 WIB
Dengan begitu, jumlah total kasus virus korona di negara Inggris menjadi 8.734.934, menurut angka resmi yang dirilis pada Sabtu...
AFP/Handout / Colombian army

Gembong Narkoba Paling Diburu di Kolombia Ditangkap

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 24 Oktober 2021, 10:30 WIB
Penangkapan Otoniel itu merupakan kemenangan besar bagi pemerintahan Presiden Ivan Duque, yang negaranya merupakan pengimpor kokain...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya