Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban dari penembakan massal terburuk dalam sejarah modern Kanada pada akhir pekan kemarin telah meningkat menjadi 22 orang. Para korban termasuk seorang anak berusia 17 tahun, seorang petugas kesehatan dan seorang petugas veteran Royal Canadian Mounted Police (RCMP).
Dikutip dari BBC, Rabu (22/4), pihak berwenang belum menentukan motif atas aksi kejahatan tersebut. Polisi mengatakan pria bersenjata itu mengenal beberapa korban. Penembak, seorang pria berusia 51 tahun, tewas dalam konfrontasi dengan polisi.
Baca juga: McIlroy Tolak Piala Ryder Digelar Tanpa Penonton
Royal Canadian Mounted Police (RCMP) memperbarui jumlah korban tewas dari serangan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Selasa.
Polisi sebelumnya memperingatkan jumlah orang yang tewas bisa bertambah ketika mereka mencari 16 tempat kejadian perkara yang terpisah di utara dan tengah Nova Scotia.
Usaha mereka juga terhambat oleh fakta bahwa ada sejumlah kebakaran, sekitar lima, menurut polisi. Investigasi penuh mungkin memakan waktu berbulan-bulan. (BBC/OL-6)
Presiden Trump umumkan deeskalasi di Minneapolis pasca penembakan fatal warga sipil oleh agen federal.
Terjadi penembakan di Arivaca, Arizona melibatkan agen Patroli Perbatasan AS. FBI dan Sheriff Pima selidiki penggunaan kekuatan setelah satu korban dinyatakan kritis.
Investigasi atas penembakan Alex Pretti di Minneapolis mengungkap perbedaan tajam antara klaim pemerintah dan rekaman video. Keluarga korban sebut narasi pemerintah sebagai "kebohongan".
NRA dan kelompok lobi senjata AS menuntut transparansi dalam kasus penembakan perawat Alex Pretti di Minneapolis. Ada perbedaan versi antara saksi dan pemerintah.
Kesaksian baru mengungkap detik-detik penembakan Alex Pretti di Minneapolis. Otoritas Minnesota gugat pemerintahan Trump atas dugaan penghilangan barang bukti.
Analisis video CNN mengungkap fakta mengejutkan dalam kasus penembakan Alex Pretti. Agen federal tampak telah mengamankan senjata sebelum tembakan fatal beruntun terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved