Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien yang terinfeksi virus korona jenis baru di Arab Saudi, Senin (20/4), sudah melampaui angka 10 ribu. Menteri Kesehatan Tawfiq Al-Rabiah memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah kasus covid-19 dalam beberapa hari mendatang.
Kerajaan melaporkan 1.122 kasus selama 24 jam terakhir sehingga meningkatkan jumlah keseluruhan menjadi 10.484. Enam kematian baru dicatat sejak Minggu, sehingga jumlah total kematian terkait virus di Kerajaan menjadi 103.
Baca juga:Tolak Lockdown, Warga Malawi: Kita Bisa Mati Jika di Rumah
"Enam kematian adalah bukan warga negara dan termasuk lima orang yang tinggal di Makkah dan satu orang yang tinggal di Jeddah, kata Juru bicara Kemenkes Muhammad Al-Abdel Ali dikutip oleh Saudi Press Agency (SPA).
Muhammad Al-Abdel Ali menambahkan, mereka yang meninggal berusia antara 23 hingga 70 tahun dan kebanyakan dari mereka menderita penyakit kronis.
Kota suci Makkah mencatat jumlah kasus tertinggi (402), diikuti oleh 200 di Riyadh, 186 di Jeddah, 120 di Madinah, 78 di Dammam, 63 di Hufof, 39 di Jubail, dan 16 di Taif. Ada lima kasus di Al-Khobar, masing-masing tiga di Buraidah dan Najran, dan masing-masing satu di Al-Madda, Yanbu, Zulfi dan Diriyah.
Tim medis telah melakukan penyaringan covid-19 massal di lingkungan di seluruh Kerajaan sejak Jumat untuk memastikan kasus terdeteksi dini.
Baca juga:Kelompok Anti-Lockdown AS Berunjuk Rasa di Depan Gedung Parlemen
“Daripada menunggu seseorang memberi tahu kami bahwa mereka telah terinfeksi dan harus mengisolasi semua orang yang melakukan kontak langsung dengan mereka, kami mendatangi ke lingkungan yang kami rasa mungkin memiliki banyak kasus," kata Al-Rabiah dalam pidato yang disiarkan televisi
"Kami mendatangi rumah-rumah, kami pergi ke kompleks perumahan sehingga kami dapat menemukan kasus-kasus sebelum mereka datang kepada kami,” tutupnya. (Hym/A-3)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved