Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK lebih dari 17 ribu orang meninggal dunia akibat covid-19 di Prancis, Rabu (15/4). Namun, kabar baiknya, jumlah total pasien yang dirawat di rumah sakit akibat virus korona turun untuk pertama kalinya sejak pandemi dimulai.
Sebanyak 17.167 orang dikonfirmasi meninggal dunia di rumah sakit dan panti jompo di Prancis. Jumlah itu meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang jumlahnya sebesar 15.729.
Namun, pejabat kesehatan Prancis Jerome Salomon mengatakan menambahahan jumlah itu tidak mewakili jumlah kematian harian karena jumlah itu merupakan akumulasi data yang dikumpulkan sepanjang akhir pekan lalu.
Baca juga: India Longgarkan Lockdown untuk Petani
Salomon menambahkan, saat ini, ada penurunan 513 pasien yang dirawat di rumah sakit karena covid-19 dibandingkan sehari sebelumnya.
"Jumlahnya tetap tinggi namun, untuk pertama kalinya ada pengurangan jumlah orang yang dirawat di rumah sakit karena sejumlah pasien telah diizinkan pulang," ujar Salomon.
Kabar baik lainnya, jumlah pasien yang dirawat di ruang perawatan intensif juga berkurang selama tujuh hari berturut-turut, kali ini berkurang sebanyak 273 pasien.
Meski begitu, Salomon mengingatkan sejumlah kawasan di Prancis seperti di bagian timur dan di kawasan Paris ruang perawatan intensif masih berada di bawah tekanan.
Prancis telah memberlakukan lockdown sejak 17 Maret dalam upaya menekan penyebaran covid-19.
Presiden Prancis Emmanuel Macron, Senin (13/4), mengatakan wabah virus korona di Prancis telah mulai mereda dan lockdown berpeluang diperlonggar mulai 11 Mei mendatang. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved