Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR 2 ribu orang yang terinfeksi virus korona atau covid-19 meninggal dunia di Amerika Serikat (AS) dalam tempo 24 jam terakhir, menurut penghitungan Johns Hopkins University, Selasa (7/4) malam.
Dikutip dari Channel News Asia, Rabu (8/4), angka harian sebanyak 1.939 itu membuat jumlah total kematian di AS pada Selasa (7/4) malam menjadi 12.722.
Angka tersebut mendekati jumlah korban tewas di negara-negara yang paling terpukul sejauh ini, yaitu Italia dengan 17.127 orang meninggal dan Spanyol dengan jumlah kematian sebanyak 13.798.
Baca juga: Warga tak Disiplin, Jumlah Korban Covid di New York Melonjak
Sementara itu, dikutip dari AFP, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memotong dana AS untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Trump menuduh WHO condong terhadap Tiongkok selama pandemi virus korona.
Trump mengatakan kepada wartawan bahwa ia akan memegang kendali yang sangat kuat pada pendanaan untuk WHO, badan PBB yang sumber pendanaan terbesarnya adalah Amerika Serikat.
"Kami akan menahan uang yang dihabiskan untuk WHO," kata Trump.
Namun, ia tidak merinci berapa banyak uang yang akan ditahan. Beberapa menit kemudian selama konferensi pers yang sama, ia pun menyampaikan, "Saya tidak mengatakan saya akan melakukannya".
"Kami akan melihat untuk mengakhiri pendanaan untuk WHO," tambahnya.
Menurut Trump, WHO tampaknya sangat condong ke Tiongkok. "Itu tidak benar," katanya. (OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved