Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT kematian akibat virus korona (covid-19) di Prancis, Senin (6/4), mengalami peningkatan--sekarang hampir 9.000. Trennya meningkat lagi setelah beberapa hari melambat, sementara peningkatan orang yang membutuhkan perawatan intensif terus melambat.
Jumlah total kasus, menggabungkan statistik rumah sakit dan panti jompo, meningkat 5.171 selama 24 jam terakhir menjadi 98.010 kasus, yang berarti Prancis kemungkinan akan menjadi negara kelima, setelah Italia, Spanyol, Amerika Serikat, dan Jerman, yang melewati ambang 100 ribu pada Selasa (7/4).
"Pandemi belum berhenti meluas. Angka-angka membuktikannya," kata Menteri Kesehatan Olivier Veran, menambahkan pemerintah telah memutuskan menyaring rumah jompo secara masal yang jumlahnya sekitar 27% dari total korban tewas.
Baca juga: Prancis Laporkan 833 Kematian Akibat Covid-19
"Kita harus melanjutkan upaya kita sebagai warga negara dengan tinggal di rumah," tambah Veran.
Beberapa pejabat kesehatan, Minggu (5/4), mengatakan orang-orang Prancis kurang patuh pada aturan penguncian (lockdown) nasional daripada di negara lain.
Prancis mulai memasukkan data dari panti jompo pada Kamis (2/4) lalu, yang sebagian menjelaskan mengapa jumlah resmi kematian meningkat dua kali lipat sejak Rabu (1/4).
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan 605 orang meninggal karena covid-19 di rumah sakit dalam 24 jam terakhir--catatan harian baru--yang membuat kematian di rumah sakit menjadi 6.494 jiwa.
Angka tersebut mewakili peningkatan 10%, naik dari 6% pada Minggu (5/4) dan 9% pada Sabtu (4/4).
Kematian di panti jompo juga naik 10% menjadi 2.417, sehingga totalnya menjadi 8.911 orang, meningkat 10% pada penghitungan Minggu (5/4).
Sebanyak 7.072 kasus virus korona serius sedang dirawat di unit perawatan intensif, Veran menambahkan, kenaikan hanya 1,3% pada Minggu (5/4), memberikan sistem kesehatan Prancis napas dan bantuan kecil tapi sangat dibutuhkan. (CNA/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved