Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Tingkat Kematian Covid-19 di Prancis Meningkat

Haufan Hasyim Salengke
07/4/2020 08:53
Tingkat Kematian Covid-19 di Prancis Meningkat
Seorang petugas menyemprotkan cairan disinfektan di sebuah pusat kebugaran yang dijadikan pusat dekontaminasi di Trignac, Prancis.(AFP/Loic VENANCE)

TINGKAT kematian akibat virus korona (covid-19) di Prancis, Senin (6/4), mengalami peningkatan--sekarang hampir 9.000. Trennya meningkat lagi setelah beberapa hari melambat, sementara peningkatan orang yang membutuhkan perawatan intensif terus melambat.

Jumlah total kasus, menggabungkan statistik rumah sakit dan panti jompo, meningkat 5.171 selama 24 jam terakhir menjadi 98.010 kasus, yang berarti Prancis kemungkinan akan menjadi negara kelima, setelah Italia, Spanyol, Amerika Serikat, dan Jerman, yang melewati ambang 100 ribu pada Selasa (7/4).

"Pandemi belum berhenti meluas. Angka-angka membuktikannya," kata Menteri Kesehatan Olivier Veran, menambahkan pemerintah telah memutuskan menyaring rumah jompo secara masal yang jumlahnya sekitar 27% dari total korban tewas.

Baca juga: Prancis Laporkan 833 Kematian Akibat Covid-19

"Kita harus melanjutkan upaya kita sebagai warga negara dengan tinggal di rumah," tambah Veran.

Beberapa pejabat kesehatan, Minggu (5/4), mengatakan orang-orang Prancis kurang patuh pada aturan penguncian (lockdown) nasional daripada di negara lain.

Prancis mulai memasukkan data dari panti jompo pada Kamis (2/4) lalu, yang sebagian menjelaskan mengapa jumlah resmi kematian meningkat dua kali lipat sejak Rabu (1/4).

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan 605 orang meninggal karena covid-19 di rumah sakit dalam 24 jam terakhir--catatan harian baru--yang membuat kematian di rumah sakit menjadi 6.494 jiwa.

Angka tersebut mewakili peningkatan 10%, naik dari 6% pada Minggu (5/4) dan 9% pada Sabtu (4/4).

Kematian di panti jompo juga naik 10% menjadi 2.417, sehingga totalnya menjadi 8.911 orang, meningkat 10% pada penghitungan Minggu (5/4).

Sebanyak 7.072 kasus virus korona serius sedang dirawat di unit perawatan intensif, Veran menambahkan, kenaikan hanya 1,3% pada Minggu (5/4), memberikan sistem kesehatan Prancis napas dan bantuan kecil tapi sangat dibutuhkan. (CNA/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya