Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
CAHAYA berkedip dari lilin dan lampu tradisional mewarnai malam di India pada Minggu (5/4) selama sembilan menit sebagai bentuk perlawanan warga 'Negeri Hindustan' itu melawan pandemi virus korona (covid-19).
Di berbagai kota di negara terpadat kedua di dunia itu, mayoritas warga mengikuti ajakan Perdana Menteri Narenda Modi untuk mematikan lampu rumah mereka pada pukul 21.00 waktu setempat.
Warga kemudian meneriakkan "Hidup Ibu India" dan "Pergi korona, pergi". Mereka berteriak, bertepuk tangan, serta menyalakan kembang api dan petasan yang memecahkan keheningan malam.
Baca juga: Haiti Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19
"Penghormatan untuk cahaya lampu yang membawa kesehatan dan kesejahteraan yang menghancurkan perasaan negatif," cicit Modi lewat Twitter dalam bahasa Sansekerta.
PM India itu juga membagikan gambar dirinya menyalakan diya, lampu tradisional India yang terbuat dari tanah liat.
Adapun sejumlah warga India memilih menghasilkan cahaya dengan menyalakan lampu di ponsel mereka.
Modi, Jumat (3/4), mengundang warga India untuk ambil bagian dalam acara yang bertujuan mengalahkan kegelapan krisis dengan menyebarkan kegemilangan cahaya ke empat penjuru.
India telah memberlakukan lockdown tegas sejak 25 Maret dengan menghentikan transportasi publik dan menutup semua kantor serta toko kecuali yang memberikan pelayanan penting.
Namun, lockdown itu menghantam para pekerja migran karena mereka kehilangan pekerjaan dan terpaksa pulang kampung dengan berjalan kaki.
Mayoritas dari mereka dilarang pemerintah kembali ke kampung halaman. Pemerintah pun mendirikan ribuan tenda dan pusat konsumsi bagi 7,5 juta orang.
Saat ini, angka positif covid-19 di India telah melewati 3.500 dengan 83 kematian. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved