Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK melaporkan kasus akibat virus korona yang ditransmisikan secara lokal pertama dalam tempo tiga hari terakhir dan 54 kasus impor baru.
Ke-55 kasus baru yang dilaporkan pada Kamis (26/3) itu turun dari 67 pada hari sebelumnya. Hal itu dikatakan Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok dalam sebuah pernyataan, Jumat (27/3).
Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (27/3), sekarang ada 81.340 kasus yang dikonfirmasi di daratan Tiongkok. Korban tewas mencapai 3.292 dengan lima kematian baru.
Kasus impor virus korona yang sebagian besar melibatkan warga negara Tiongkok yang kembali ke rumah kini menimbulkan kekhawatiran terbesar bagi pihak berwenang.
Baca juga: Bendung Covid-19, Tiongkok Pangkas Penerbangan Internasional
Di sisi lain, Amerika Serikat (AS) kini memiliki paling banyak kasus Covid-19 di dunia. Jumlah infeksi virus korona di AS naik di atas 82.000 pada Kamis (26/3). Jumlah kasus tersebut melampaui penghitungan nasional di Tiongkok dan Italia.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara G20 untuk meningkatkan produksi alat pelindung bagi petugas kesehatan. Itu dilakukan untuk memerangi penyebaran virus korona yang melaju dengan cepat.
"Kami meminta semua negara Anda untuk meningkatkan produksi, menghapus larangan ekspor dan memastikan pemerataan distribusi," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada para pemimpin G20, menurut teks pidato yang dipublikasikan oleh badan PBB.
Sebelumnya, pejabat WHO memperingatkan bahwa dunia menghadapi kekurangan yang signifikan atas peralatan perlindungan bagi petugas kesehatan, terutama masker, sarung tangan, baju pelindung khusus, dan pelindung wajah.
Sementara itu, hari ini, pemerintah Jepang mengatakan tidak perlu menyatakan keadaan darurat di tengah kekhawatiran pandemi virus korona.
Juru bicara utama pemerintah Jepang Yoshihide Suga, dalam konferensi pers, mengatakan bahwa pada tahap ini tidak dalam situasi yang perlu mengeluarkan pernyataan keadaan darurat. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved