Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) kini menjadi negara dengan kasus virus korona (Covid-19) terbanyak di dunia. Hal itu dilansir surat kabar New York Times, Kamis (26/3), berdasarkan data yang mereka kumpulkan sendiri.
New York Times menyebut di AS ditemukan 81.321 kasus. Jumlah kasus virus korona di negara berpenduduk 330 juta jiwa itu melewati angka virus korona di Tiongkok dan Italia.
Baca juga: Angka Kematian Akibat Pandemi Covid-19 Bisa Tembus 1,8 Juta
Sebelumnya, Italia mengumumkan angka kasus virus korona di negara itu pada Kamis (26/3) mencapai 80.539.
Adapun Tiongkok, negara pertama yang dilanda wabah virus korona, melaporkan terjadi 81.285 kasus virus korona. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved