Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KANSELIR Jerman Angela Merkel mengisolasi diri sendiri usai bertemu dengan seorang dokter yang dinyatakan positif mengidap penyakit virus korona (Covid-19). Merkel bertemu dokter tersebut untuk menerima vaksinasi pencegahan infeksi virus.
Juru bicara Merkel, Steffen Seibert, mengumumkan Merkel memutuskan melakukan swakarantina, sekitar dua hari usai bertemu dokter tersebut. Ia mengatakan, Merkel tetap bekerja dari rumah sembari menjalani tes rutin.
"Bahkan dari karantina domestik pun, Kanselir akan tetap melanjutkan pekerjaannya," kata Seibert, menurut laporan kantor berita DW, Minggu (22/3).
Baca juga: Pertemuan Lebih dari 2 Orang Dilarang di Jerman
Pengumuman mengenai isolasi diri muncul usai Merkel mengumumkan rangkaian aturan baru dalam menekan penyebaran Covid-19 di seantero Jerman. Salah satu aturan itu adalah larangan menggelar pertemuan yang dihadiri lebih dari dua orang.
"Interaksi sosial secara langsung berbahaya untuk saat ini," ujar pemimpin negara bagian Rhine-Westphalia Utara, Armin Laschet.
Ia mengatakan pemerintah pusat dan daerah Jerman telah bersama-sama menyepakati aturan ketat ini.
Keputusan melarang pertemuan di atas dua orang diambil usai pertemuan antara Merkel dan 16 pemimpin negara bagian. Terdapat pengecualian untuk pertemuan antarkeluarga inti atau mengenai upaya pengendalian pandemi Covid-19.
Merkel menekankan bahwa semua orang di Jerman saat ini harus tetap berada di dalam rumah. Namun, jika harus keluar, Merkel mendorong agar warga menjaga jarak antara satu sama lain, minimal 1,5 meter.
Sejumlah laporan mengatakan larangan terbaru ini merupakan keputusan Merkel yang tidak ingin menerapkan lockdown seperti di negara-negara Eropa lainnya, termasuk Italia dan Spanyol.
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins, Senin (23/3), jumlah kasus Covid-19 di Jerman telah melampaui 23 ribu. Sementara angka kematiannya mencapai 92, dengan jumlah pasien sembuh menyentuh angka 266. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved