Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTARUNGAN global untuk mengatasi virus korona mencapai tingkat urgensi baru, ketika pemerintah di sejumlah negara mengunci perbatasan mereka di tengah lonjakan infeksi baru di luar Tiongkok.
Dikutip dari South China Morning Post, Selasa (17/3), peningkatan krisis tersebut mengguncang pasar keuangan global, terutama pada Wall Street, di mana indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 12,9%.
Para pemimpin negara-negara G7 berjanji pada Senin (16/3) untuk bergabung guna menghentikan penurunan ekonomi setelah pandemi virus korona, yang mereka sebut "tragedi manusia".
Baca juga: AS Mulai Percobaan Pertama Vaksin Covid-19 pada Manusia
Kekhawatiran investor bahwa wabah akan membuat ekonomi global ke dalam resesi membuat pasar mengalami kerugian satu hari terburuk sejak 1987.
Dengan jumlah kasus di seluruh dunia lebih dari 170.000, lonjakan pasien di rumah sakit Madrid memicu kekhawatiran di seluruh Eropa tentang apa yang ada di depan.
Dow Jones Industrial Average pada Senin (16/3) anjlok 3.000 poin untuk penurunan satu hari terbesarnya yang pernah ada, meskipun upaya yang dilakukan Presiden AS Donald Trump dan Federal Reserve untuk menenangkan kekhawatiran atas penyebaran wabah virus korona.
Bank sentral AS, setelah pertemuan darurat, telah mengumumkan pada Minggu (15/3) malam bahwa mereka akan memangkas suku bunga acuan sebesar 1 persen menjadi antara nol dan 0,25 persen. (South China Morning Post/OL-8)
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved