Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus virus korona covid-19 di Amerika Serikat (AS) melonjak drastis melampaui 900 pada Selasa (10/3). Sementara jumlah pasien tewas akibat covid-19 di AS mencapai 28 orang.
Data terbaru situs pemantau Johns Hopkins CSSE mencatat total kasus covid-19 di AS mencapai 959.
Dilansir dari AFP, Rabu (11/3), angka tersebut merupakan lonjakan tajam karena pada Senin (9/3) jumlah kasus covid-19 di AS berada di kisaran 550.
Lonjakan jumlah kasus diakibatkan perluasan tes covid-19, yang kini dilakukan di sejumlah laboratorium pusat setelah sebelumnya hanya berada di level federal.
Sejumlah pakar menilai peralatan yang kurang memadai serta kurangnya strategi diagnosis telah membuat covid-19 menyebar luas di AS.
Baca juga: Turki Umumkan Kasus Virus Korona Pertama
Dalam tulisan di Jurnal Asosiasi Medis Amerika (JAMA), para akademisi dari Johns Hopkins University dan Stanford University menilai dua faktor tersebut telah berkontribusi pada lonjakan kasus covid-19 di 'Negeri Paman Sam' itu.
Berbicara di Gedung Putih, Wakil Presiden Mike Pence membela respons pemerintah dalam menangani covid-19, dan mengatakan bahwa "1 juta tes sedang dilakukan di lapangan."
Ia menambahkan, jumlah tes itu akan bertambah seiring berjalannya skema kerja sama antara pemerintah dan sejumlah perusahaan swasta.
Menurut data terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), 8.554 tes korona telah dilakukan di seantero negeri per hari Senin (9/3).
Korea Selatan, yang mengumumkan kasus perdana covid-19 di hari yang sama dengan AS, telah memeriksa lebih dari 189 ribu orang.
Akademisi dalam laporan JAMA menyebut tes di AS awalnya hanya dilakukan CDC. Laporan JAMA menyebut peralatan milik CDC yang digunakan di awal-awal munculnya kasus covid-19 di AS kurang optimal.
Saat ini, AS mengandalkan teknologi pendeteksian korona yang telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Teknologi ini telah dikerahkan ke seluruh negara, terutama yang terdampak covid-19.
Virus korona covid-19 muncul pertama kali di kota Wuhan, Hubei, Tiongkok, pada akhir Desember 2019. Covid-19 kini bermunculan di lebih dari 100 negara di hampir semua benua, kecuali Antarktika.
Berdasarkan situs pemantau Johns Hopkins CSSE, total kasus covid-19 di kancah global kini melampaui 118 ribu. Angka total korban tewas covid-19 mencapai 4.262, dengan pasien sembuh menyentuh angka 64.391. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved