Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLA Tokyo Disney Resort, Disneyland dan DisneySea, menyatakan segera menutup lokasi wisata selama dua minggu. Keputusan penutupan diambil karena mempertimbangan wabah virus korona (COVID-19).
"Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea memutuskan untuk melanjutkan penutupan luar biasa dari Sabtu (29/2) hingga Minggu (15/3)," bunyi pernyataan resmi pengelola, Jumat (28/2).
Operator Oriental Land menyatakan pihaknya berencana membuka kembali lokasi wisata di Negeri Sakura pada 16 Maret mendatang. Namun, hal itu tetap mencermati perkembangan situasi.
Baca juga: Jepang Konfirmasi Kematian Pertama akibat Virus Korona
"Saat ini, kami berencana untuk buka kembali pada 16 Maret. Tetapi kami akan memutuskan kapan akan dibuka dengan melihat situasi dan perkembangan. Kami juga akan berkonsultasi dengan lembaga (resmi) yang bersangkutan," jelas seorang juru bicara kepada AFP.
Operator juga akan memberi tahu kepada pemegang tiket mengenai kebijakan pengembalian uang atas tiket yang sudah dibeli. Lebih dari 30 juta pengunjung membanjiri Tokyo Disney Resort setiap tahun.
Tempat wisata itu merupakan salah satu tujuan paling populer bagi wisatawan yang datang ke Tokyo. Penutupan tempat wisata dilakukan pemerintah Jepang untuk membatasi penyebaran virus korona.(Channel News Asia/OL-11)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved