Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA kematian dan terinfeksi virus korona di Tiongkok melonjak drastis, setelah otoritas berwenang mengubah metode penghitungan. Langkah itu memicu kekhawatiran bahwa dampak epidemi jauh lebih buruk dibandingkan yang dilaporkan.
Dua politisi papan atas yang mengawasi pusat wabah juga dipecat. Hal itu kemudian menambah pertanyaan atas penanganan Tiongkok terhadap wabah. Tepatnya beberapa jam setelah Presiden Tiongkok, Xi Jinping, mengklaim "hasil positif" dalam memerangi wabah tersebut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merespons cepat pandangan Tiongkok bahwa epidemi itu akan memuncak dalam hitungan minggu. "Saya pikir ini terlalu dini untuk mencoba memprediksi awal, pertengahan atau akhir dari epidemi ini sekarang," kata Direktur Eksekutif Program Darurat Desehatan WHO, Michael Ryan, Kamis (13/2).
Virus ini telah berdampak luas sejak muncul dari Provinsi Hubei, Tiongkok, bulan lalu. Banyak negara melarang pelancong dari Tiongkok dengan tujuan menghentikan penyebaran penyakit tersebut.
Baca juga: Pahlawan Virus Korona Berakhir Tragis
Di Hubei, puluhan juta orang terjebak dalam karantina. Hingga Kamis (13/2) waktu setempat, tercatat 242 kematian. Sebanyak 14.840 orang dikonfirmasi terinfeksi virus, dengan kasus baru dan kematian sejauh ini merupakan peningkatan satu hari terbesar sejak krisis dimulai.
Kenaikan tersebut meningkatkan jumlah kematian menjadi 1.355 orang. Jumlah korban terinfeksi virus korona (COVID-19) di Tiongkok mencapai 60.000 orang..
Otoritas Hubei menyatakan peningkatan drastis dipengaruhi perluasan definisi dengan memasukkan parameter orang yang "didiagnosis secara klinis" melalui pencitraan paru-paru. Sampai saat ini, pihak berwenang telah mendokumentasikan sejumlah kasus dengan uji laboratorium yang lebih canggih.
WHO memuji penanganan Tiongkok terhadap wabah virus korona, karena dinilai transparan. Berbeda dengan langkah Tiongkok menyembunyikan epidemi virus SARS mematikan pada 2002-2003.(AFP/OL-11)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved