Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban tewas akibat wabah virus korona di Tiongkok kini berjumlah 54 orang dengan pemerintah Provinsi Hubei, Minggu (26/1), melaporkan tambahan korban tewas sebanyak 13 orang dan 323 pasien baru.
Jumlah terbaru daru Hubei, pusat penyebaran virus itu, menyebabkan jumlah pasien yang terinfeksi virus korona di Tiongkok menjadi 1.610 orang.
Presiden Tiongkok Xi Jinping, Sabtu (25/1), mengakui bahwa negaranya berada dalam situasi genting saat pihak berwenang berusaha mengatasi penyakit pernafasan yang telah menyebabkan peringatan Tahun Baru Imlek di batalkan di seluruh penjuru 'Negeri Tirai Bambu' itu.
Baca juga: Pasien Positif Virus Korona di Malaysia Jadi Empat Orang
Penularan penyakit itu masih berpusat di Ibu Kota Provinsi Hubei, Wuhan, yang mencakup tujuh dari seluruh korban tewas baru dan 46 dari jumlah pasien baru.
Wuhan dan puluhan kota lain di Provinsi Hubei telah dikarantina dengan menutup transportasi dari dan ke kota-kota tersebut.
Virus korona itu telah menyebabkan kewaspadaan dunia karena kemiripannya dengan virus SARS yang menewaskan ratusan orang di Tiongkok dan Hong Kong pada 2002-2003.
Virus korona itu telah menyebar ke berbagai wilayah Tiongkok serta sejumlah negara lain hingga Amerika Serikat, Prancis, dan Australia. (AFP/OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved