Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Thailand kemarin menyatakan telah menemukan kasus kedua virus corona baru Tiongkok. Penemuan tersebut muncul ketika negara itu meningkatkan pemeriksaan terhadap turis dari Tiongkok di Bandara Suvarnabhumi menjelang liburan Tahun Baru Imlek.
“Seorang perempuan berusia 74 tahun asal Tiongkok telah dikarantina sejak kedatangannya pada Senin lalu. Perempuan itu ditemukan terinfeksi virus corona yang baru diidentifikasi,” kata Sukhum Karnchanapimai dari Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand.
Dia menambahkan perempuan tersebut berasal dari Kota Wuhan di Tiongkok, tempat terjadinya 41 kasus pneumonia yang berpotensi dikaitkan dengan jenis baru virus corona. Satu pasien telah meninggal akibat terkena virus tersebut.
Sukhum juga mendesak warga Thailand untuk tetap tenang dan mengatakan tidak ada wabah di negara itu.
Sebelumnya pada Senin lalu, Thailand mengatakan telah menemukan seorang perempuan Tiongkok berusia 61 tahun yang membawa virus corona. Itu ialah pertama kalinya virus terdeteksi di luar Tiongkok.
Kedua pasien itu telah dinyatakan aman, tapi masih harus menjalani pemeriksaan sebelum diperbolehkan pulang.
Thailand memang meningkatkan kewaspadaannya menjelang liburan Tahun Baru Imlek minggu depan, ketika hampir 1 juta pengunjung Tiongkok diperkirakan tiba.
Kementerian Kesehatan Masyarakat telah meningkatkan pengawasannya di empat bandara yang memiliki penerbangan harian dari Wuhan Suvarnabhumi, Don Muang, Chiang Mai, dan Phuket dan setiap bandara yang menerima penerbangan sewaan dari kota itu.
Otoritas Thailand juga telah memeriksa sekitar 13.624 penumpang yang tiba bandara sejak 3 Januari lalu.
Virus corona virus pneumonia misterius yang berpotensi mematikan termasuk di dalam keluarga besar virus yang dapat menyebabkan infeksi, mulai flu biasa hingga sindrom pernapasan akut (SARS).
Otoritas kesehatan Jepang juga telah melaporkan kasus infeksi pertama virus di negaranya pada Kamis (16/1), setelah seorang pria Jepang kembali dari kunjungan ke Wuhan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan virus asal Wuhan tersebut bisa menyebar sehingga WHO lalu memperingatkan rumah sakit di seluruh dunia. (AFP/Channel News Asia/Hym/X-11)
Masyarakat perlu dijelaskan bahwa virus influenza yang saat ini banyak ditemukan di berbagai negara tidak selalu lebih berat, tetapi memang lebih mudah menular.
IDAI mengingatkan cacar air sangat menular. Satu anak bisa menularkan varicella ke 8–12 anak lain, terutama di sekolah dan lingkungan dengan kontak erat.
Pengurus Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) sekaligus Ketua PDITT dr. Iqbal Mochtar, meminta masyarakat tidak panik dengan penyakit ini, apalagi dengan istilah super flu.
Superflu merupakan influenza tipe A virus H3N2 subclade K yang sudah ada dari dulu.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Hingga saat ini, telah dilaporkan 189.312 kasus flu positif di New York pada musim ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved