Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS flu burung telah dikonfirmasi di sebuah peternakan ayam di Suffolk, East Anglian County, Inggris, kata pemerintah.
Semua 27 ribu burung di peternakan komersial itu akan dimusnahkan setelah ditemukan memiliki jenis flu burung H5, ungkap Departemen Lingkungan, Pangan, dan Urusan Pedesaan (Defra), Selasa (10/12).
Kasus tersebut merupakan yang pertama dicatat di Inggris sejak Juni 2017. Petugas berwenang mengidentifikasinya sebagai flu burung patogen rendah.
Kesehatan Masyarakat Inggris (PHE) mengatakan risiko terhadap kesehatan masyarakat sangat rendah dan Badan Standar Pangan mengatakan keamanan makanan tidak berisiko.
Zona eksklusi satu kilometer telah dibentuk di sekitar peternakan untuk membatasi risiko penyebaran penyakit.
Baca juga: PBB Sebut Perubahan Iklim Ancaman Serius HAM Abad 21
Kepala petugas kesehatan hewan Christine Middlemiss mengatakan, "Pemelihara burung harus tetap waspada terhadap tanda-tanda penyakit, segera melaporkan dugaan penyakit dan memastikan mereka menjaga biosekuriti yang baik di tempat mereka.”
"Kami berusaha keras mencari bukti penyebaran penyakit yang terkait dengan jenis ini untuk mengendalikan dan menghilangkannya," tambahnya.
Gavin Dabrera, konsultan kesehatan masyarakat di PHE, menambahkan, "Flu burung pada dasarnya adalah penyakit burung dan risiko terhadap kesehatan masyarakat umum sangat rendah.”
"Sebagai tindakan pencegahan, kami menawarkan saran kesehatan masyarakat dan antivirus kepada mereka yang telah melakukan kontak dengan burung yang terkena dampak, seperti praktik standar," terangnya.
Investigasi terperinci sedang dilakukan untuk menentukan sumber wabah yang paling mungkin. (Independent/OL-2)
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
Tes laboratorium memastikan angsa-angsa itu mati karena penyakit yang sangat patogen strain H5N1 dari H5 virus flu burung.
Pemerintah pusat mengadakan pertemuan dengan para menteri terkait di Tokyo untuk memastikan kerja sama yang erat antar instansi dalam menangani kasus flu burung yang merebak di Hokkaido.
Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan virus influenza D memiliki karakteristik zoonosis seperti Flu Burung atau virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved