Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
LUKSEMBURG mendorong negara-negara Uni Eropa (UE) untuk mengakui Palestina, sebagai tanggapan terhadap deklarasi Amerika Serikat (AS) baru-baru ini bahwa negara itu tidak lagi memandang permukiman Israel di Tepi Barat ilegal menurut hukum internasional, berita Channel 13 melaporkan.
Para menteri luar negeri UE, bulan depan, akan membahas apakah blok beranggotakan 28 negara harus memodifikasi kebijakan Timur Tengah mereka di tengah meningkatnya kekhawatiran aktivitas permukiman Israel dan langkah-langkah diplomatik AS merusak harapan untuk solusi dua negara.
"Jika kita menginginkan solusi dua negara, kita perlu membantu dan mendorong kedua belah pihak untuk melakukan negosiasi yang serius dan kredibel," kata Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Josep Borrell kepada wartawan, Senin (9/10), saat memimpin pembicaraan antara para menteri.
Irlandia dan Luksemburg termasuk di antara sekelompok kecil negara yang ingin masalah ini dimasukkan dalam agenda.
Baca juga: Pesawat Israel Serang Fasilitas Hamas di Gaza
Borrell mengatakan para menteri akan membahas situasi di Timur Tengah ketika mereka bertemu lagi di Brussels pada 20 Januari.
Sikap lama UE adalah perjanjian perdamaian antara Israel dan Palestina harus didasarkan pada gagasan dua negara dalam perbatasan pra-1967 dengan Jerusalem sebagai ibu kota bersama mereka.
Blok ekonomi mapan itu juga menentang ekspansi permukiman Israel dan menegaskan itu ilegal menurut hukum internasional.
AS mengumumkan doktrin baru 'Negeri Paman Sam' bulan lalu yang tidak menganggap permukiman Israel sebagai pelanggaran hukum internasional.
Pemerintahan Donald Trump juga mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel dan mengakui aneksasi Israel atas Dataran Tinggi Golan.
"Beberapa negara Uni Eropa khawatir langkah-langkah AS semacam itu mungkin akan segera terjadi lagi," kata Borrell.
Dalam sepucuk surat kepada Borrell, Menteri Luar Negeri Luksemburg Jean Asselborn mengatakan harapan untuk solusi dua negara telah dicopot sepotong demi sepotong dan hari demi hari. Karena itu, sudah saatnya bagi UE untuk mempertimbangkan mengakui Palestina sebagai sebuah negara.
"Kebijakan permukiman dan penghancuran berisiko menggantikan solusi dua negara dengan realitas satu negara, yang ditandai konflik yang terus-menerus, pendudukan, dan hak yang tidak setara," tegas Asselborn.
"Inilah saatnya untuk memulai debat di Uni Eropa tentang peluang pengakuan negara Palestina oleh semua negara Anggotanya,” imbuhnya.
Dia mengatakan setiap keputusan UE untuk mengakui Palestina adalah sebuah pengakuan sederhana hak rakyat Palestina untuk memiliki negara mereka sendiri.
"Pengakuan itu sama sekali tidak akan diarahkan untuk melawan Israel,'' terangnya.
Tampaknya tidak mungkin kebijakan Uni Eropa akan banyak berubah. Borrell mencatat negara-negara UE sangat terpecah dalam cara menangani gerakan perdamaian Timur Tengah. (Times of Israel/Al Jazeera/OL-2)
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Dino Patti Djalal soroti absennya poin Solusi Dua Negara dalam pidato Presiden Prabowo di Board of Peace Washington. Simak pesan penting pendiri FPCI ini.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu RI Sugiono di sidang DK PBB New York menegaskan komitmen solusi dua negara, soroti krisis kemanusiaan Gaza dan kebijakan Israel di Tepi Barat.
Pengadilan Cili menelaah pengaduan kejahatan perang terhadap mantan penembak jitu Israel, Rom Kovtun, atas dugaan pelanggaran HAM saat bertugas di Gaza.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved