Sabtu 07 Desember 2019, 10:27 WIB

Personel AU Arab Saudi Tembaki Pangkalan AL AS, 3 tewas

Melalusa Sushtira Khalida | Internasional
Personel AU Arab Saudi Tembaki Pangkalan AL AS, 3 tewas

AFP/Josh Brasted
Pangkalan AL AS yang jadi lokasi penembakan oleh Personel AU Arab Saudi

 

PENEMBAKAN di Pangkalan Udara Angkatan Laut Pensacola di Florida, Amerika Serikat (AS), diduga dilakukan oleh seorang siswa Angkatan Udara Arab Saudi.

Penembakan pada Jumat (6/12) waktu setempat itu menyebabkan tiga orang tewas dan delapan lainnya terlaku, sebelum pelaku akhirnya ditembak mati oleh polisi.

Gubernur Florida Ron DeSantis mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan itu berkewarganegaraan Arab Saudi. Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan pelaku penembakan adalah letnan dua militer Arab Saudi yang terlibat dalam pelatihan penerbangan di pangkalan udara itu bersama ratusan siswa asing lainnya.

"Jelas akan ada banyak pertanyaan tentang individu warga negara asing ini yang menjadi bagian dari Angkatan Udara Saudi, dan kemudian berada di sini berlatih di AS," ujar DeSantis saat konferensi pers.

Dua sumber penegak hukum mengatakan kepada CNN, bahwa pelaku penembakan asal Arab Saudi itu bernama Mohammed Alshamrani. Penyelidik pun saat ini tengah menyelidiki motif penembakan apakah terkait dengan terorisme.

Menanggapi insiden penembakan yang dilakukan warga negaranya, Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz Al Saud lantas menelepon Presiden AS Donald Trump di hari yang sama.

Baca juga : Penembakan di Pangkalan AL AS, Dua Orang Tewas

Kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press, mengatakan dalam panggilan teleponnya kepada Trump itu, Raja Salman mengungkapkan kecaman atas aksi penembakan tersebut.

"Dia (raja) menegaskan bahwa pelaku kejahatan keji ini tidak mewakili rakyat Saudi," tulis laporan Saudi Press.

Sementara Trump dalam utas Twitternya, menyebut bahwa Raja Salman meneleponnya untuk menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka cita bagi keluarga korban penembakan yang terluka ataupun terbunuh dalam serangan yang terjadi di Pensacola, Florida.

“Raja Salman mengatakan bahwa orang-orang Saudi sangat marah dengan tindakan biadab dari penembak, dan bahwa orang ini dalam bentuk apa pun tidak mewakili perasaan orang-orang Saudi yang mencintai orang-orang Amerika,” cicit Trump, Sabtu (7/12).

Kepala Polisi Daerah Escambia, David Morgan, mengatakan polisi pertama kali menerima telepon terkait insiden penembakan itu sekitar pukul 7:00 pagi waktu setempat, Jumat (6/12). Salah satu polisi akhirnya menembak mati pelaku penembakan yang bersenjatakan pistol tersebut.

Pangkalan udara angkatan laut di Pensacola itu menampung 16.000 personel militer dan lebih dari 7.000 warga sipil, dan merupakan rumah bagi skuadron demonstrasi penerbangan. Fasilitas itu adalah pusat pelatihan awal untuk pilot angkatan laut, dan dikenal sebagai tempat lahirnya penerbang Angkatan Laut.

Hanya selang beberapa hari sebelumnya pada Rabu (4/12), seorang pelaut AS menembak dua orang dan melukai korban lainnya di Pangkalan Angkatan Laut Pearl Harbor di Hawaii, AS, sebelum akhirnya menghabisi nyawanya sendiri. (afp/cnn/OL-7)

Baca Juga

AFP/SABAH ARAR

ISIS Klaim Bom Bunuh Diri di Baghdad yang Tewaskan 32 Orang

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 22 Januari 2021, 10:45 WIB
Pelaku pertama menarik kerumunan di pasar ramai di Tayaran Square dengan mengaku merasa sakit lalu mengaktifkan bahan peledak, disusul oleh...
LLUIS GENE/AFP

Rekor Harian Covid-19 di Spanyol Tembus 44.357 Kasus Sehari

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 10:14 WIB
Kementerian Kesehatan Spanyol melaporkan bahwa korban meninggal akibat Covid-19 bertambah 404 orang sehingga total angka kematian...
MANDEL NGAN / AFP

Joe Biden Kembali Gandeng WHO Perangi Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 22 Januari 2021, 08:37 WIB
Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden akan melanjutkan pendanaannya untuk Organisasi Kesehatan Dunia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya