Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan di bawah Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri (ISA) Singapura, Rabu (23/10) didakwa dengan pendanaan terorisme.
Perempuan berinisial AA, 33, RH, 36, dan T, 31, diperintahkan untuk ditahan, September lalu. Ketiganya diselidiki Departemen Keamanan Dalam Negeri (ISD) atas dugaan mendukung kelompok teroris Islamic State (IS).
Mereka juga memiliki kaitan dengan kelompok yang berbasis di Indonesia, Jemaah Anshorut Daulah (JAD), yang berafiliasi dengan IS.
“Sebelum penangkapan mereka, ketiganya bekerja sebagai pekerja rumah tangga di Singapura selama enam hingga 13 tahun,” kata Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) dalam siaran pers, seperti dikutip Channel News Asia, Kamis (24/10).
Setelah penyelidikan oleh Departemen Urusan Komersial (CAD) dari Kepolisian Singapura, ketiganya dituduh mengumpulkan dan memberikan uang pada beberapa kesempatan kepada individu di Indonesia antara September 2018 dan Juli 2019.
Baca juga: TikTok Hapus Video Propaganda Kelompok Teroris IS
"Mereka memiliki alasan yang masuk akal untuk percaya bahwa dana ini akan digunakan untuk memfasilitasi tindakan teroris di luar negeri," kata MHA.
RH mengumpulkan total S$100 atau Rp1 juta pada dua kesempatan antara Maret 2019 dan April 2019 dan memberikan total S$140 atau sekitar Rp1,4 juta pada dua kesempatan selama periode yang sama.
Antara Februari 2019 dan Juli 2019, AA menyediakan total S$130 pada lima kesempatan.
“T menyediakan total Rp13 juta (sekitar S$1.216) pada lima kesempatan antara September 2018 dan Mei 2019,” kata MHA.
Jika terbukti bersalah, perintah penahanan mereka akan dibatalkan dan mereka akan menjalani hukuman penjara yang dijatuhkan pengadilan.
“Tindakan mengumpulkan dan atau menyediakan uang untuk mendukung tujuan teroris, berapa pun jumlahnya, merupakan pelanggaran serius di bawah Undang-Undang Terorisme (Penindasan Pembiayaan),” kata pihak berwenang.
"Terorisme dan pendanaannya merupakan ancaman besar bagi keamanan domestik dan internasional, dan tindakan global diperlukan untuk mencabut pendanaan dan material kelompok-kelompok teroris," tegas MHA.
"Singapura adalah bagian dari upaya global ini dan sangat berkomitmen untuk memerangi pendanaan terorisme, terlepas dari apakah uang itu digunakan untuk memfasilitasi tindakan teroris secara lokal atau luar negeri,” imbuh keterangan MHA.
"Anggota masyarakat diingatkan untuk tidak mengirimkan uang, dalam jumlah berapa pun, atau memberikan dukungan apa pun melalui penyediaan layanan, pasokan, atau bahan apa pun kepada organisasi teroris, atau untuk memfasilitasi atau melakukan tindakan teroris apa pun,” pungkas mereka. (Medcom/OL-2)
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kepulangan 22 WNI dari Iran merupakan bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi darurat internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Indonesia dan Singapura matangkan rencana ekspor listrik bersih! Simak strategi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadikan Kepulauan Riau sebagai hub industri teknologi tinggi dan pusat energi
Sebanyak 30 pemimpin muda dari Singapura dan Indonesia berkumpul di Singapura pada Januari lalu dalam program BRIDGE yang digagas Singapore International Foundation.
Interaksi lintas budaya serta kesempatan membangun global networking diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam memulai karier profesional.
KPK menyatakan tidak mempermasalahkan batalnya Jamdatun Kejagung Narendra Jatna bersaksi dalam sidang ekstradisi buronan Paulus Tannos di Singapura karena sudah ada afidavit.
Seorang anak perempuan warga negara Indonesia tertabrak di kawasan Chinatown, Singapura
WNI yang sedang menyebarang di Chinatown Singapura tertabrak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved