Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUNDINGAN nuklir antara Korea Utara (Korut) dan Amerika Serikat (AS) yang berlangsung di Swedia tidak mencapat titik temu. Korut menilai perundingan menemui kebuntuan, sebaliknya AS menyebut diskusi berjalan baik.
Ketua negosiator nuklir Korut, Kim Myong-gil, mengatakan bahwa perundingan buntu karena AS masih mempertahankan pandangan dan sikap lamanya.
"Negosiasi belum memenuhi harapan kami dan akhirnya bubar tanpa hasil apa pun. (Ini) sepenuhnya karena fakta bahwa AS tidak akan menyerah dengan sikap lama mereka," ujar Kim kepada wartawan di Stockholm, Sabtu (5/10).
Lebih lanjut Kim mengaku kecewa atas sikap AS yang tak fleksibel Ia mengatakan bahwa Korut berdiri di persimpangan antara dialog atau konfrontasi.
"AS meningkatkan harapan dan menawarkan saran seolah pendekatan yang fleksibel, metode baru dan solusi kreatif. Tetapi mereka sangat mengecewakan kami dan mengurangi antusiasme kami untuk negosiasi dengan tidak membawa apa pun ke meja negosiasi," tukas Kim.
Sementara itu, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Morgan Ortagus, mengungkapkan sebaliknya.
Ia juga mengatakan bahwa komentar awal dari delegasi Korut tidak mencerminkan isi atau semangat dari diskusi yang berlangsung selama delapan setengah jam pada hari itu.
"AS membawa ide-ide kreatif dan diskusi berlangsung baik dengan rekan-rekan DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea)," ungkap Ortagus.
Ortagus mengatakan bahwa AS melakukan pratinjau sejumlah inisiatif baru yang akan memungkinkan masing-masing pihak membuat kemajuan dari pernyataan yang dicapai pada Konferensi Tingkat Tinggi anraraTrump dan Kim Jong-un di Singapura, 2018 lalu.
"AS dan DPRK tidak akan mengatasi warisan perang dan permusuhan 70 tahun di Semenanjung Korea melalui satu pertemuan Sabtu ini saja. Ini adalah masalah berat," tukas Ortagus.
Pertemuan Korut dan AS yang berlangsung di sebuah pulau lepas Stockholm tersebut menyusul kebuntuan berbulan-bulan setelah pertemuan antara Kim Jong-un dan Trump di Vietnam, Februari lalu.
pada Rabu (2/10) lalu, Korut mengklaim telah memasuki fase baru dalam kemampuan pertahanannya dengan melakukan uji coba rudal balistik yang diluncurkan kapal selam.
Namun, Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa rudal tersebut tampaknya diluncurkan dari platform berbasis laut, dan bukan kapal selam.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa diperkirakan akan mengadakan pembicaraan tertutup terkait uji coba rudal yang diluncurkan dari kapal selam oleh Korut pada awal pekan depan. Berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB, Korut melakukan peluncuran rudal balistik. (AFP/OL-09)
Kemunculan Kim Ju Ae kian intens jelang kongres Partai Buruh. Intelijen Korea Selatan menilai putri Kim Jong Un disiapkan sebagai penerus.
Badan intelijen Korea Selatan (NIS) menyebut Kim Ju Ae kini resmi menjadi calon penerus Kim Jong Un.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono memastikan Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato dalam rapat perdana dalam KTT Board of Peace yang diinisasi Donald Trump
Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy melakukan penandatanganan kerja sama dengan beberapa perusahaan AS.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Washington, DC, Amerika Serikat.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif saat berbicara di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan langkah pemerintah dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% sekaligus mempercepat pembangunan konektivitas.
Presiden RI Prabowo Subianto memulai agenda resminya di Washington DC, Amerika Serikat, dengan bertemu sejumlah organisasi bisnis utama asal Negeri Paman Sam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved