Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Jepang, Rabu (28/8), mengeluarkan perintah evakuasi kepada sekitar 240 ribu orang di kawasan barat daya negara itu karena kemungkinan terjadinya banjir dan tanah longsor.
Perintah evakuasi itu dikeluarkan setelah Badan Meteorologi Jepang merilis peringatan level tertinggi untuk beberapa wilayah di Kyushu.
Perintah evakuasi dikeluarkan oleh pemerintahan lokal namun sifatnya tidak memaksa meski pejabat setempat mengimbau warga untuk mematuhinya.
Badan manajemen bencana Jepang mengaku telah menerima beberapa laporan rumah warga yang kebanjiran di Prefektur Saga.
Baca juga: Hubungan Korsel - Jepang Memanas
"Kita mengalami hujan dengan tingkat yang tidak pernah dilihat sebelumnya di kota tempat kita mengeluarkan peringatan," ujar Badan Meteorologi Jepang dalam konferensi pers, Rabu (28/8).
"Saat ini, Anda harus melakukan yang terbaik untuk keselamatan ini," imbuh Yasushi Kajiwara dari badan tersebut.
Dia juga meminta warga di wilayah yang daerahnya terancam banjir untuk segera mengungsi tanpa menunggu ada peringatan lebih lanjut. "Saya mohon jangan menunggu kondisi lebih parah."
Peringatan banjir dari Badan Meteorologi Jepang itu berlaku di wilayah Saga, Fukuoka, dan Nagasaki di utara Kyushu, tempat hujan telah menewaskan satu orang.
Seorang pejabat Saga mengonfirmasi seorang pria ditemukan tewas setelah mobilnya tersapu banjir. (AFP/OL-2)
Update banjir Jakarta pagi ini, Sabtu 31 Januari 2026. BPBD DKI catat 29 RT terendam, Cawang dan Kampung Melayu terparah akibat luapan Ciliwung.
Hujan berintensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, memicu banjir dan tanah longsor.
Tasriah 75 tahun, penderita sakit stroke di kampung Dukuh Desa Mulyasari, Pamanukan Subang, harus seger dievakuasi karena ketinggian banjir makin naik.
Umur tanaman padi yang terendam air berkisar 10 hingga 25 hari
Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian apabila membutuhkan bantuan.
Ia menegaskan kondisi tersebut menuntut penguatan kesiapsiagaan dari berbagai sektor, terutama dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved