Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Produsen otomotif raksasa asal Jepang, Nissan, berencana memangkas lebih dari 10.000 karyawan di seluruh dunia. Perusahaan berjuang mencari peruntungan, pascapenahanan mantan pemimpin yang tersandung kasus keuangan.
Kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) itu menyusul pengumuman pada Mei lalu. Sebelumnya, Nissan berencan memangkas 4.800 jabatan dari sekitar 139.000 tenaga kerja global.
Baca juga: Menlu Sebut Kunjungan Putra Mahkota Abu Dhabi Bersejarah
Keputusan perusahaan mencerminkan perjuangan yang harus dilewati, setelah penangkapan Carlos Ghosn, berikut penurunan penjualan di pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Pada Mei lalu, capaian laba bersih korporasi dilaporkan turun ke level terendah dalam satu dekade terakhir. Sebuah sinyal peringatan terkait lingkungan bisnis yang sulit untuk 12 bulan mendatang.
Seorang jur bicara Nissan enggan mengomentari laporan mengenai PHK, yang muncul sebelum perusahaan mengumumkan kinerja kuartal I 2019 pada Kamis depan.
"Kami belum memutuskan apa yang akan diumumkan (pada konferensi pers kinerja perusahaan). Kami tidak mau mengomentari spekulasi (media)," ujar juru bicara Nissan, Koji Okuda, kepada AFP.
Pada Rabu kemarin, harian bisnis Nikkei, melaporkan perusahaan akan mengumumkan penurunan laba sekitar 90% pada kinerja kuartal I 2019. Capaian itu dipengaruhi anjloknya penjualan di pasar AS.
Baca juga: Indonesia Kecam Penghancuran Rumah Palestina oleh Israel
Perusahaan juga menghadapi ketegangan dengan mitra asal Prancis, Renault, yang memiliki saham Nissan sekitar 43%. Perusahaan berupaya melalukan reformasi, untuk memperkuat kinerja setelah mencuatnya skandal Ghosn.
Kebijakan PHK kemungkinan akan menyasar beberapa pabrik di Amerika Selatan dan wilayah lain, yang hanya mendatangkan profitabilitas rendah. Pada Mei lalu, Nissan melaporkan laba bersih sebesar 319 miliar yen atau US$ 2,9 miliar, capaian terendah sejak 2009 lalu. Pascakrisis keuangan global, produsen otomotif masih berjuang. Adapun realisasi laba untuk tahun fiskal saat ini diperkirakan jauh lebih buruk, yakni 170 miliar yen. (AFP/OL-6)
Tanpa perlindungan yang tepat, mobil yang sering terpapar cuaca outdoor berisiko mengalami berbagai masalah serius.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Sistem Alpamayo, akan mampu mendeteksi berbagai jenis objek yang ada di seluruh sisi mobil, termasuk lampu lalu lintas hingga objek manusia yang menyeberang jalan.
Sebelum Anda memutusan mudik menggunakan kendaraan pribadi memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan aman sebelum memulai perjalanan.
Kendaraan Porsche dapat diakses dan digunakan dalam gim PUBG Mobile mulai 5 Desember 2025 dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2026.
ASTRA Auto Fest (AAF) 2025 merupakan ajang tahunan yang menandai dimulainya rangkaian festival otomotif dan mobilitas tahunan yang menghadirkan kolaborasi penuh 26 unit bisnis Grup Astra
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved