Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping, Kamis (20/6), melakukan perjalanan bersejarah ke Pyongyang untuk bertemu pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un untuk memperbaiki hubungan antara kedua negara.
Xi menjadi pemimpin Tiongkok pertama yang melawat ke Korut dalam tempo 14 tahun setelah hubungan antara kedua sekutu di era Perang Dingin itu memburuk terkait provokasi nuklir Pyongyang dan keputusan Beijing mendukung sanksi PBB untuk Korut.
Xi dan Kim telah berusaha memperbaiki hubungan kedua negara dengan pemimpin Korut itu bertemu Xi sebanyak empat kali di Tiongkok dalam tahun ini dan Beijing menyerukan agar sanksi terhadap Korut diperingan.
Baca juga: Trump akan Bertemu Xi di KTT G20
Lawatan dua hari Xi di Korut dipandang sebagai kesempatan bagi Tiongkok untuk menunjukkan pengaruhnya di kawasan.
"Bagi Korut, pertemuan itu akan digunakan untuk menunjukkan kepada Amerika Serikat (AS) bahwa mereka mendapatkan dukungan dari Tiongkok dan mengirimkan pesan kepada Washington agar menghentikan tekanan mereka," ujar Lim Eul-chul, profesor studi Korut di Kyungnam University. (AFP/OL-2)
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved