Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KANADA akan melarang penggunaan plastik sekali pakai mulai 2021. Hal itu diumumkan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Senin (10/6).
Trudeau menyebut merupakan tantangan bagi dunia untuk membersihkan tas plastik, sedotan, dan alat makan plastik dan samudra dunia.
"Saya dengan senang mengumumkan bahwa paling cepat pada 2021, Kanada akan melarang penggunaan plastik sekali pakai dari seluruh wilayah negara," ujar Trudeau sembari menegaskan Kanada memiliki kesempatan unik untuk menjadi yang terdepan dalam perang melawan polusi plastik sebagai negara dengan garis pantai terluas di dunia.
Menurt Trudeau, saat ini, kurang dari 10% plastik yang digunakan di Kanada adalah plastik daur ulang.
Baca juga: 120 Ribu Partikel Mikroplastik Masuk ke Tubuh
Setiap tahunnya, 1 juta burung dan lebih dari 100 ribu hewan laut di dunia terluka atau tewas karena tercekik atau mengonsumsi plastik.
Plastik sekali pakai mencakup 70% sampah plastik yang mengotori lautan.
Sedotan, kantong plastik, alat makan, piring, dan alat pengaduk merupakan alat yang akan dilarang di Kanada. (AFP/OL-2)
Pembakaran plastik yang tidak sempurna melepaskan senyawa beracun yang sangat stabil, yakni dioksin dan furan.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
Pemerintah terus mendorong penggunaan sustainable material di sektor industri, salah satunya melalui pengembangan bioplastik.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved