Minggu 26 Mei 2019, 19:50 WIB

PM Papua Nugini Mengundurkan Diri, Ini Dia Penggantinya

Tesa Oktiana Surbakti | Internasional
PM Papua Nugini Mengundurkan Diri, Ini Dia Penggantinya

AFP
Perdana Menteri Papua Nugini Prime Peter O

 

PERDANA Menteri (PM) Papua Nugini, Peter O'Neill, mengundurkan diri di tengah ketegangan politik. Pengumuman keputusan pada Minggu (26/5) diwarnai serangkaian pembelotan politik tingkat tinggi yang mengancam kepemimpinan O'Neill.

O'Neill yang berkuasa sejak 2011 menyerahkan kendali pemerintahan kepada politisi veteran Julius Chan yang dua kali menjabat sebagai PM Papua Nugini.

Baca juga:Perdana Menteri Papua Nugini Mengundurkan Diri

"Kami sepakat untuk mengubah arah bahwa kepemimpinan pemerintah diserahkan kepada Julius Chan yang merupakan pemimpin veteran dan salah satu pendiri bangsa," ujar O'Neill kepada pewarta di Port Moresby.

Chan merupakan PM Papua Nugini pada periode 1980-1982 dan 1994-1997. Chan menekankan pemerintahannya tidak akan semakin terpuruk.

"Kami tidak hanya akan menjadi pemerintah sementara, tetapi kami bekerja maksimal untuk transformasi Papua Nugini. Saya tidak ingin menjadi bebek pincang. Kami akan memajukan negara ini," tegas Chan yang berusia 79 tahun.

Awal bulan ini, O'Neill berhasil bertahan dari mosi tidak percaya. Situasi panas terjadi setelah menteri pertahanan, menteri kesehatan dan menteri kehutanan, melakukan pembelotan. Partai Kongres Nasional Rakyat yang menyokong O'Neill, memiliki suara minoritas di parlemen. Dia pun menghadapi desakan dari sejumlah partai yang bersekutu untuk mundur.

O'Neill diketahui berada di bawah tekanan setelah menandatangani kesepakatan bernilai puluhan miliar dolar terkait proyek gas alam cair (LNG). Perusahaan asing yang terlibat ialah Total dari Prancis dan ExxonMobil dari Amerika Serikat (AS). Proyek LNG yang disepakati awal tahun ini akan meningkatkan kinerja ekspor gas Papua Nugini.

PM Australia, Scott Morrison, menyatakan negaranya memiliki hubungan khusus dengan Papua Nugini. Dia pun berterima kasih kepada O'Neill karena telah menjadi abdi negara dengan sungguh. "PNG adalah teman dan tetangga terdekat kami, hanya terpisah sedikit perairan di antara kami," tutur Morrison kepada wartawan.

Papua Nugini merupakan salah satu negara dengan tingkat kemiskinan tertinggi di dunia. Sebagian besar masyarakat belum mendapatkan akses listrik yang memadai. Pemerintahan O'Neill sebelumnya dituduh kerap mendahulukan kepentingannya sendiri. (AFP/Tes/A-5)

Baca Juga

AFP/Daniel SLIM

Korban Tewas Covid-19 di AS Melebihi Perang Dunia II

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:34 WIB
Pada malam hari, pelacak menunjukkan bahwa 405.400 orang telah meninggal akibat penyakit yang disebabkan virus korona baru itu di...
AFP/Drew Angerer/Getty Images

Kendali Senat AS Beralih ke Partai Demokrat

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 21 Januari 2021, 08:00 WIB
Dengan mengambil alih kendali Senat dan mempertahankan kekuasaan di DPR, Partai Demokrat kini menguasai semua tingkat kekuatan di...
 Alex Wong/Getty Images/AFP

Trump Tulis Surat, Biden: Surat yang Sangat Murah Hati

👤Nur Aivanni 🕔Kamis 21 Januari 2021, 07:34 WIB
Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa Donald Trump telah meninggalkan surat yang sangat murah hati di Oval Office, sesuai dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya