Minggu 28 April 2019, 07:15 WIB

Tentara Sri Lanka Gerebek Markas Teroris, 15 Orang Tewas

Denny Parsaulian | Internasional
Tentara Sri Lanka Gerebek Markas Teroris, 15 Orang Tewas

AFP
Tentara Sri Lanka berpatroli disekitar jalan Digana,pinggiran kota Kandy,Sri Lanka.

 

PASUKAN keamanan Sri Lanka menemukan 15 mayat, termasuk 6 anak-anak, Sabtu (27/4) pagi. Belasan mayat itu ditemukan setelah teroris yang terkait dengan serangan bom Paskah melepaskan tembakan dan meledakkan sebuah rumah saat penggerebekan di timur negara itu.

Kalmmunai berada di provinsi asal jihadis yang diduga mengorganisasi serangan Minggu Paskah dan menewaskan 253 orang.

Tiga pria meledakkan diri dengan bahan peledak yang menewaskan 3 wanita dan 6 anak di dalam rumah.

"Tiga pria lain yang juga diyakini sebagai pengebom bunuh diri ditemukan tewas di luar rumah," kata sebuah pernyataan polisi.

"Sejumlah pria bersenjata menembaki pasukan militer ketika mereka berusaha menyerbu rumah itu di bawah kegelapan," kata juru bicara militer Sumith Atapattu.

Pertempuran berikutnya berlangsung lebih dari satu jam, kata seorang pejabat militer, menambahkan bahwa mayat-mayat itu ditemukan setelah operasi pencarian.

Mayat hangus dan setidaknya seorang pria bersenjata, yang memegang senapan serbu, terlihat dalam rekaman video yang ditayangkan di televisi pemerintah. Bahan peledak, generator, drone, dan sejumlah besar baterai terlihat di rumah.

Sekitar 600 muslim melarikan diri dari permukiman tetangga yang dibangun untuk menampung para korban tsunami Asia 2004 yang telantar karena pertempuran dan berlindung di sebuah sekolah.

Operasi itu mengikuti petunjuk bahwa para teroris yang terkait dengan bom bunuh diri Paskah bersembunyi di Kalmmunai, 370 kilometer (230 mil) timur ibu kota.

Zahran Hashim, pendiri kelompok National Thowheeth Jama'ath (NTJ) dan salah seorang pengebom bunuh diri Kolombo, berasal dari provinsi yang sama.

Bentrokan terjadi beberapa jam setelah pasukan keamanan menyerbu lokasi terdekat yang mereka percayai Hashim dan pengebom bunuh diri lainnya mencatat janji kesetiaan kepada pemimpin Negara Islam Abu Bakar al-Baghdadi sebelum melakukan pengeboman tiga gereja dan tiga hotel.

Polisi menemukan bendera IS dan seragam yang serupa dengan yang dikenakan delapan pejuang dalam sebuah video yang digunakan oleh IS untuk mengklaim bertanggung jawab atas serangan hari Minggu.

"Kami telah menemukan latar belakang yang digunakan kelompok itu untuk merekam video mereka," kata polisi.

Polisi menunjukkan pakaian, bendera, sekitar 150 batang dinamit, dan 100.000 bantalan bola disita dari rumah di televisi nasional. (AFP/Yan/I-1)

Baca Juga

AFP

Jerman Juga Menuntut Alexei Navalny Segera Dibebaskan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Januari 2021, 23:30 WIB
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menuntut kritikus pemerintah Rusia, Alexei Navalny, untuk segera...
paho.org

Johnson & Johnson Janjikan 9 Juta Vaksin untuk Afrika Selatan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Januari 2021, 23:00 WIB
Negara itu telah mencatat lebih dari 1,3 juta kasus infeksi korona dan lebih dari 37.000 kematian akibat Covid-19, yang merupakan jumlah...
ultimate-ski.com

Varian Baru Virus Korona Serang Resor Mewah di Swiss

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Januari 2021, 22:35 WIB
St Moritz adalah kota berpenduduk 5.200 orang yang membanggakan dirinya sebagai tempat kelahiran olahraga musim dingin...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya