Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri (PM) Inggris, Theresa May, telah memberikan lampu hijau kepada raksasa telekomunikasi asal Tiongkok, Huawei, untuk membantu pengembangan jaringan 5G. Keputusan May jelas mengabaikan peringatan keamanan yang digencarkan otoritas Amerika Serikat (AS).
Dewan Keamanan Nasional Inggris yang dipimpin May, mengeluarkan persetujuan pada Selasa (23/4) waktu setempat. Pemerintah Inggris mengizinkan Huawei dalam akses terbatas untuk mebangun infrastruktur noninti, seperti perangkat sistem antena.
Meski diwarnai kekhawatiran, keputusan itu muncul berkat pendekatan May dengan Sekretaris Dalam Negeri Sajid David, Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt, Menteri Pertahanan Gavin Williamson, Sekretaris Perdagangan Internasional Liam Fox, dan Sekretaris Pembangunan Internasional Penny Mordaunt.
Terhadap laporan yang dipublikasikan Daily Telegraph, Kantor PM Inggris enggan berkomentar. Namun, manajemen Huawei menyambut baik kabar tersebut. "Huawei menyambut baik laporan yang menyatakan pemerintah Inggris memberikan angin segar kepada Huawei, khususnya untuk membantu pembangunan jaringan 5G di Inggris," bunyi pernyataan resmi raksasa teknologi itu.
"Lampu hijau ini menunjukkan bahwa dunia usaha dan konsumen Inggris segera memiliki akses ke jaringan tercepat dan paling dapat diandalkan. Sementara itu, kami menunggu pengumuman resmi.Kami mengapresiasi pemerintah Inggris yang mengambil keputusan berbasis bukti. Kami terus melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Inggris," lanjut manajemen Huawei.
Seperti diketahui, AS mengeluarkan larangan keras terhadap penggunaan teknologi 5G Huawei di wilayah 'Negeri Paman Sam'. Di bawah kepemimpinan Donald Trump, pemerintah AS mendesak para sekutu yang tergabung dalam Five Eyes, untuk berbagi data intelijen. Aliansi itu mencakup Australia, Inggris, Kanada, dan Selandia Baru.
Titan teknologi menghadapi tekanan besar di negara-negara Barat. Pasalnya, teknologi komunikasi Huawei disinyalir telah dimanfaatkan pemerintah Tiongkok sebagai mata-mata. Laporan pemerintah mengungkapkan, Inggris mengidentifikasi masalah teknologi yang signiifkan dalam rekayasa teknologi Huawei. (AFP/Tes/I-1)
Huawei MatePad 12 X 2026 hadir dengan layar 12 inci 144Hz PaperMatte, Kirin T92B, RAM 12GB, baterai 10.100 mAh, dan fitur produktivitas setara PC.
Huawei FreeClip 2 rilis di RI: driver dual-diaphragm, AI NPU deteksi bising, baterai 38 jam, 5,1 g/earbud, IP57. Harga Rp2,899 juta. Mulai dijual 15 Jan 2026 resmi.
Perangkat audio itu hadir dengan desain yang unik, salah satu modelnya mengusung casing dengan desain yang terinspirasi dari kain denim dengan warna dan tekstur yang mirip.
Huawei kembali meluncurkan seri smartwatch terbarunya, Huawei Watch GT 6 Pro dan Huawei Watch GT 6, yang menggabungkan desain elegan dan performa tangguh.
Huawei kembali pimpin daftar smartphone terbaik 2025. Pura 80 Ultra raih skor tertinggi DxOMark, kalahkan iPhone 16 Pro Max dan Galaxy S25.
Jam ini memiliki sensor X-TAP, sebuah fitur yang saat ditekan mampu mengaktifkan tiga sensor utama yakni EKG, PPG, dan sensor tekanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved