Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) berhasil memenangi keputusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait dengan penggunaan kuota tarif impor (TRQs) Tiongkok terhadap komoditas beras, gandum, dan jagung. Keputusan tersebut menentang pembatasan akses untuk komoditas ekspor biji-bijian dari AS.
Sebelumnya, kasus tersebut diajukan pemerintah AS di bawah kepemimpinan Barack Obama pada akhir 2016. Keputusan anyar WTO menandai kemenangan kedua AS dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu mengemuka di tengah negosiasi perdagangan AS-Tiongkok, sekaligus menyusul keputusan WTO megenai dukungan penentuan harga komoditas biji-bijian AS.
Panel perselisihan WTO pada Kamis (18/4) waktu setempat, memutuskan ketentuan TRQs dari pemerintah Tiongkok secara keseluruhan melanggar kewajiban. Dalam hal ini menyangkut aturan penaikan WTO pada 2001. Seharusnya, ketentuan tarif dilakukan berdasarkan aspek transparansi dan keadilan.
TRQs merupakan tarif dua tingkat, dengan volume impor terbatas diizinkan pada tarif kuota yang lebih rendah. Adapun impor berikutnya dibebankan tarif di luar kuota yang relatif lebih tinggi. Panel itu menyoroti inkonsistensi admnistrasi perusahaan perdagangan negara dalam menjalani regulasi WTO.
Australia, Brasil, India, dan Uni Eropa masuk dalam daftar yang berhak atas perselisihan yang digaungkan eksportir biji-bijian terbesar global. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Sekretaris Pertanian AS Sonny Perdue, menyambut baik keputusan WTO. Mereka menegaskan sistem administrasi Tiongkok mengabaikan ketentuan utama TRQs. Tiongkok dinilai menghambat petani AS untuk mengakses pasar gandum 'Negeri Tirai Bambu'.
Kementerian Perdagangan Tiongkok menyayangkan keputusan panel WTO. Mereka segera mengevaluasi laporan panel. "Tiongkok akan menangani masalah ini sesuai dengan prosedur penyelesaian sengketa WTO. Kami juga secara aktif menjaga stabilitas sistem perdagangan multilateral serta menerapkan kuota tarif impor pertanian yang mengacu aturan WTO," bunyi keterangan kementerian. (CNBC/Tes/I-1)
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Infrastruktur bahan bakar, energi, dan gas dari AS-Israel yang menyerang fasilitas energi dan minyak Iran akan dibakar dan dilenyapkan menjadi abu sesegera mungkin.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Harga minyak dunia melonjak akibat perang Iran. Ekonom Moody's peringatkan peluang resesi 49% dan risiko harga mencapai $200 per barel.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Beijing dengan tegas menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Komandan Shenzhou 21, Zhang Lu, baru saja mengukir sejarah sebagai astronaut Tiongkok dengan aktivitas luar kendaraan (EVA) terbanyak. Simak detail misinya!
Kuba hadapi krisis energi terburuk akibat blokade minyak AS. Tiongkok gerak cepat pasok teknologi solar sebagai tandingan dominasi geopolitik Donald Trump.
Angkatan Laut AS memensiunkan kapal penyapu ranjau di tengah ancaman Iran di Selat Hormuz. Simak perbandingan kekuatan maritim AS vs Tiongkok di sini.
Iran intensifkan GPS spoofing menggunakan teknologi Beidou Tiongkok. Simak dampaknya bagi penerbangan militer AS dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved