Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EKUADOR, Senin (15/4), mengatakan pihaknya telah mengalami 40 juta serangan di dunia maya pada laman daring lembaga-lembaga publik. Serangan itu terjadi sejak pemerintah Ekuador mencabut suaka politik pendiri Wikileaks, Julian Assange.
Wakil Menteri Ekuador untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi Patricio Real mengatakan serangan-serangan yang dimulai pada Kamis (11/4) itu terutama datang dari Amerika Serikat, Brasil, Belanda, Jerman, Rumania, Prancis, Austria dan Inggris, serta dari negara-negara Amerika Selatan.
Assange ditangkap dan dibawa keluar dari Kedutaan Ekuador di London pada Kamis (11/4) setelah Presiden Lenin Moreno menghapus perlindungan diplomatiknya setelah tujuh tahun berada di pengasingan di gedung itu.
Moreno menuduh Assange mencampuri proses negara lain dan memata-matainya.
Baca juga: Pendiri Wikileaks Julian Assange Ditangkap di London
Selain mencabut status suaka Assange, Ekuador juga menanggalkan kewarganegaraan yang diberikan kepada Assange pada 2017 di bawah pemerintahan pendahulu Moreno, Rafael Correa.
Javier Jara, Wakil Menteri Departemen Pemerintah Elektronik dari Kementerian Telekomunikasi, mengatakan negara itu telah mengalami serangan volumetrik yang memblokir akses ke internet menyusul ancaman dari kelompok-kelompok yang terkait dengan Assange.
Yang paling terpukul adalah kementerian luar negeri, bank sentral, kantor presiden, layanan pendapatan internal, dan beberapa kementerian dan universitas.
Namun tidak satu pun dari lembaga-lembaga itu yang melaporkan pencurian informasi atau penghapusan data. (AFP/OL-2)
Pengadilan Ekuador menjatuhkan vonis berat kepada 11 tentara pelaku penghilangan paksa empat bocah di Guayaquil. Hakim sebut ini "kejahatan negara".
Sedikitnya 31 narapidana tewas di penjara El Oro, Ekuador, termasuk 27 yang ditemukan digantung setelah bentrokan antar geng pecah pada Minggu dini hari.
Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan massa yang melempari batu dan menembaki iring-iringan mobilnya di tengah aksi protes kenaikan harga BBM.
Bentrokan antar geng di penjara Esmeraldas, Ekuador, menewaskan sedikitnya 17 narapidana.
Menlu AS Marco Rubio mengatakan dua geng kriminal terbesar di Ekuador, Los Lobos dan Los Choneros, sebagai organisasi teroris asing.
Suasana ramai di kota Guayaquil, Ekuador kini senyap, karena takut menjadi korban kekerasan kartel narkoba.
Pendiri WikiLeaks Julian Assange akhirnya pulang ke Australia sebagai pria bebas untuk pertama kalinya dalam 12 tahun
PENDIRI WikiLeaks Julian Assange mengaku bersalah atas tuduhan kejahatan. Hal itu mengakhiri kebuntuan selama bertahun-tahun dengan Amerika Serikat.
Hakim Manglona memutuskan pendiri WikiLeaks, Julian Assange, harus segera dibebaskan, menyatakan bahwa 62 bulan yang telah dia habiskan di penjara cukup sebagai hukumannya.
Pendiri Wikileaks, Julian Assange, akan muncul di pengadilan AS, Rabu untuk meresmikan kesepakatan pembelaan yang memungkinkannya bebas setelah 14 tahun pertempuran hukum.
Julian Assange, pendiri WikiLeaks, setuju mengaku bersalah atas tuduhan terkait pelanggaran materi kelasifikasi pemerintah AS dalam kesepakatan dengan Departemen Kehakiman.
PERDANA Menteri Australia Anthony Albanese telah menyatakan rasa frustasinya terhadap upaya Amerika Serikat (AS) yang ingin mengekstradisi warganya, Julian Assange si pendiri WikiLeaks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved