Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JUAN Guaido yang memproklamasikan diri sebagai penjabat presiden Venezulea, Senin (28/1), mengumumkan dirinya mengambil alih aset negara Amerika Selatan itu di luar negeri dalam upaya mencegah Presiden Nicolas Maduro menguasainya saat dia nanti terguling dari jabatannya.
Dalam pernyataan yang diunggah di media sosial, Guaido mengatakan, "mulai secara progresif dan teratur mengambil kendali aset republik di luar negeri untuk mencegah Maduro dan kroninya mengosongkan pundi-pundi negara itu."
Pengumuman itu terjadi setelah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak Venezuela PDVSA dan mengatakan anak perusahaan itu yang berada di AS, Citgo, hanya bisa melanjutkan operasi jika menyetor pemasukan mereka ke sebuah akun AS yang diblok.
Guaido yang mengungkapkan penentangannya terhadap Maduro pada Rabu (23/1) dengan mendeklarasikan diri sebagai penjabat presiden mengatakan dirinya tengah menyiapkan pejabat teras baru untuk PDVSA dan Citgo.
Baca juga: Gedung Putih Peringatkan Pemerintahan Maduro
Dia juga mengaku telah meminta DPR Venezuela untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan proses itu berlangsung secara transparan dan terkendali.
"Keputusan ini diambil agar Citgo tetap berada di tangan rakyat Venezuela," tegas Guaido.
Sejak terpilih sebagai ketua Majelis Nasional pada bulan lalu, Guaido sukses menyatukan kelompok oposisi dalam upaya menggulingkan Maduro.
Maduro telah menjabat sebagai presiden Venezuela sejak 2013. Namun, terpilihnya kembali dirinya dalam pemilu pada Mei lalu disebut sebagai penipuan oleh Uni Eropa, AS, dan Organisasi Negara-Negara Amerika.
Pemily pada Mei itu tidak diikuti kelompok oposisi yang melakukan boikot setelah sejumlah pemimpin mereka terpaksa melarikan diri ke luar negeri, dipenjara, atau dilarang ambil bagian dalam pemilu.
Venezuela telah berada dalam resesi sejak 2014 dan mengalami krisis ekonomi yang ditandai dengan hiperinflasi dan hilangnya sejumlah kebutuhan pokok. (AFP/OL-2)
Pemerintah Venezuela menerima dana sebesar US$300 juta (sekitar Rp5,0 triliun) dari hasil penjualan minyak mentah yang dikelola oleh Amerika Serikat.
USKUP Agung Katolik untuk dinas militer AS mengatakan bahwa secara moral dapat diterima untuk tidak mematuhi perintah jika pasukan menganggap perintah bertentangan dengan hati nurani mereka.
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
Pemimpin oposisi Venezuela Maria Corina Machado menyerahkan medali Nobel Perdamaian militer kepada Donald Trump.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved