Senin 28 Januari 2019, 22:25 WIB

Warga Pribumi AS Protes Rencana Tembok Perbatasan Trump

Arpan Rahman | Internasional
Warga Pribumi AS Protes Rencana Tembok Perbatasan Trump

AFP/Scott Olson

 

WARGA pribumi Amerika bergabung dengan berbagai grup advokasi dalam berunjuk rasa menentang rencana Presiden Donald Trump membangun tembok di sepanjang perbatasan Meksiko. Tembok perbatasan adalah salah satu janji semasa kampanye Trump.

Ratusan demonstran bergerak bersama menentang Trump di El Paso, Texas. Sejumlah pribumi ikut serta dalam gerakan ini dengan cara menari dan memukul-mukul drum di tengah kerumunan massa.

"Kami akan terus berjuang di jalanan. Kami akan terus melakukan ini jika Trump masih terus memisahkan keluarga kami dan berkukuh membangun tembok," kata Fernando Garcia, direktur dari organisasi Border Network for Human Rights, kepada saluran televisi KTSM-TV.

Seperti dilansir dari laman UPI, Senin (28/1), para pengunjuk rasa mengaku tidak akan berhenti beraksi meski Trump sudah mengakhiri shutdown terkait pembangunan tembok. Shutdown adalah penutupan sebagian institusi pemerintah AS.


Baca juga: Kerugian Akibat Shutdown Lebih Besar dari Nilai Tembok Trump


Shutdown diakhiri sementara untuk tiga pekan ke depan per 25 Januari. Penutupan sebagian pemerintah kali ini -- berlangsung selama lebih kurang 35 hari -- adalah yang terpanjang dalam sejarah AS.

Trump menegaskan jika tidak ada perjanjian lanjutan pada tanggal 15 Februari, maka dirinya akan kembali menutup pemerintah. Ia juga menyinggung mengenai kemungkinan mendeklarasikan status darurat nasional.

Unjuk rasa terbaru menentang Trump dimulai di area San Jacinto Plaza. Para pedemo berhenti sejenak di Jembatan Paso Del Norte, atau juga dikenal sebagai Jembatan Santa Fe, yang menghubungkan El Paso ke kota Juarez di Meksiko.

Demonstrasi berakhir di Chihuahuita, lokasi di mana pemerintah AS melakukan perbaikan di sejumlah bagian pagar perbatasan beberapa bulan lalu. (Medcom/OL-1)

 

Baca Juga

AFP

Jerman akan Kirim Rumah Sakit Lapangan ke Ukraina

👤Nur Aivanni  🕔Sabtu 22 Januari 2022, 15:22 WIB
Berlin telah mengirimkan respirator ke Ukraina dan tentara Ukraina yang terluka parah saat ini dirawat di rumah sakit...
Ilustrasi

Serangan Udara di Penjara Yaman Tewaskan 70 Orang

👤Nur Aivanni  🕔Sabtu 22 Januari 2022, 15:00 WIB
Pemberontak Houthi merilis rekaman video mengerikan yang menunjukkan mayat-mayat di reruntuhan dan mayat-mayat yang hancur akibat serangan...
AFP/Paul Faith

Irlandia Cabut Sebagian Besar Pembatasan Covid-19

👤Nur Aivanni  🕔Sabtu 22 Januari 2022, 14:30 WIB
mayoritas tindakan kesehatan masyarakat yang harus dijalani akan dihapus, sambil memperingatkan pandemi belum...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya