Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Kemenhaj Pastikan Pasokan Bumbu dan Makanan Siap Saji Haji 2026 Siap Tepat Waktu

Ficky Ramadhan
01/4/2026 14:16
Kemenhaj Pastikan Pasokan Bumbu dan Makanan Siap Saji Haji 2026 Siap Tepat Waktu
Kemenhaj Pastikan Pasokan Bumbu dan Makanan Siap Saji Haji 2026 Siap Tepat Waktu(Kemenhaj)

DIREKTORAT Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan produksi hingga distribusi bumbu serta makanan siap saji (Ready to Eat/RTE) untuk penyelenggaraan haji 2026 berjalan sesuai rencana.

Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama para penyedia bumbu dan RTE di Jakarta, Selasa (31/3). Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif guna memastikan seluruh kebutuhan konsumsi jemaah terpenuhi menjelang operasional haji.

Direktur Fasilitasi Kemitraan PE2HU, Tri Hidayatno, mengatakan pihaknya terus mengawal seluruh rantai pasok, mulai dari proses produksi hingga distribusi di Arab Saudi.

"Fokus kami memastikan produksi bumbu dan RTE siap, distribusinya tepat sasaran sampai ke dapur, dan seluruh potensi kendala pengiriman bisa dimitigasi sejak awal," kata Tri.

Ia menjelaskan, kebutuhan bumbu pada musim haji tahun ini diperkirakan mencapai 360 ton. Jumlah tersebut mencakup 28 jenis bumbu untuk wilayah Mekah dan 23 jenis untuk Madinah, yang disesuaikan dengan durasi layanan di masing-masing daerah.

Selain itu, penyediaan makanan siap saji juga dilakukan dalam skala besar mengikuti total hari operasional layanan konsumsi jemaah.

Dari sisi distribusi, sebagian pengiriman telah dilakukan dan bahkan beberapa di antaranya sudah tiba di Jeddah. Sementara itu, pengiriman lainnya masih dalam proses dan ditargetkan selesai paling lambat pada 10 April 2026, sebelum kedatangan petugas haji di Arab Saudi.

"Kami pastikan seluruh kebutuhan ini tiba tepat waktu. Jika ada kendala pengiriman, kami segera menyiapkan opsi alternatif agar tidak mengganggu layanan jemaah," tegasnya.

Tak hanya memastikan distribusi berjalan lancar, Ditjen PE2HU juga akan melakukan pengawasan terhadap penggunaan bumbu di dapur katering. Upaya ini bertujuan agar bahan yang telah dikirim dimanfaatkan secara optimal serta menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas layanan di masa mendatang.

Secara keseluruhan, kesiapan produksi dan distribusi bumbu serta RTE untuk haji 2026 dinilai berada di jalur yang telah direncanakan, seiring komitmen Kementerian Haji dan Umrah dalam menjaga kualitas layanan konsumsi bagi jemaah Indonesia. (Fik)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya