Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Tren Oplas ke Luar Negeri Disorot, Banyak Pasien Pulang dengan Masalah

N Apuan Iskandar
30/3/2026 21:07
Tren Oplas ke Luar Negeri Disorot, Banyak Pasien Pulang dengan Masalah
Banyak pasien Indonesia mengalami komplikasi usai operasi estetika di luar negeri.(MI/N Apuan Iskandar)

Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruktif dan Estetik dari RS Pondok Indah, Alexander Perkasa-Hendropriyono, menyoroti tren meningkatnya masyarakat Indonesia yang memilih menjalani prosedur estetika di luar negeri tanpa mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi.

Menurut Alexander, tidak sedikit pasien yang justru kembali ke Indonesia dengan kondisi komplikasi pascaoperasi. Ia mengaku kerap menangani kasus perbaikan dari tindakan estetika yang dilakukan di luar negeri.

“Saya sering menerima pasien yang habis operasi plastik di luar negeri lalu datang dengan masalah. Ini jadi pelajaran bahwa safety tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa faktor keamanan harus menjadi prioritas utama dalam setiap prosedur estetika, bukan sekadar hasil akhir yang diinginkan.

Di sisi lain, Alexander optimistis terhadap perkembangan industri estetika di dalam negeri. Dengan kemajuan teknologi dan meningkatnya kompetensi tenaga medis, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat estetika di kawasan Asia.

“Kita sudah punya kompetensi, pengalaman, dan teknologi. Tinggal bagaimana kita terus mengembangkan dan menjaga kualitas itu,” katanya.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa industri estetika Indonesia tidak hanya tumbuh dari segi jumlah layanan, tetapi juga kualitas. Pendekatan yang mengedepankan harmoni, keamanan, serta identitas dinilai menjadi kekuatan utama praktik bedah estetika di Tanah Air.

Seiring dengan itu, Indonesia kini semakin mendapat pengakuan dalam peta global kecantikan medis, sekaligus membuka peluang besar untuk menarik pasien dari berbagai negara. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya