Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Bukan Operasi Plastik, Inilah Kebiasaan Harian yang Perlu Diperhatikan untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Bimo Aria Seno
14/11/2025 14:44
Bukan Operasi Plastik, Inilah Kebiasaan Harian yang Perlu Diperhatikan untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan
Ilustrasi sistem reproduksi perempuan.(Dok. Freepik)

OPERASI plastik sering dianggap berpotensi mengganggu kesehatan sistem reproduksi perempuan, padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Hal yang jauh lebih berpengaruh justru adalah kebiasaan sehari-hari.

Berbagai gangguan pada sistem reproduksi dapat menimbulkan dampak serius, mulai dari masalah fungsi seksual hingga kesulitan untuk hamil. Langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi kunci untuk menjaga sistem reproduksi tetap sehat. 

Pada dasarnya, merawat organ intim bukanlah hal yang rumit. Beberapa kebiasaan sederhana, seperti memperhatikan pola makan dan menjaga kebersihan area kewanitaan, dapat membantu mencegah berbagai masalah kesehatan reproduksi.

Organ reproduksi perempuan terdiri dari vagina, klitoris, serviks, rahim, tuba falopi, serta ovarium. Seluruh bagian ini memiliki fungsi vital, mulai dari aktivitas seksual, produksi sel telur, siklus menstruasi, hingga kehamilan dan persalinan. Karena perannya yang kompleks, menjaga kondisi organ-organ tersebut menjadi sangat penting.

Tips menjaga kesehatan sistem reproduksi

Berikut sejumlah kebiasaan yang disarankan untuk membantu menjaga kesehatan sistem reproduksi perempuan:

1. Menjaga kebersihan area kewanitaan

Kebersihan area vagina perlu diperhatikan setiap hari, terutama setelah buang air. Cara membasuh yang benar adalah dari arah depan ke belakang untuk mencegah perpindahan bakteri ke vagina. Cara pembersihan yang keliru dapat memicu infeksi dan iritasi.

2. Mengonsumsi makanan bergizi

Pola makan sehat juga berpengaruh pada kondisi organ reproduksi. Asupan berprotein, lemak sehat, vitamin, mineral, serat, serta antioksidan membantu menopang sistem reproduksi secara optimal.

3. Menggunakan minyak zaitun dalam pola makan

Minyak zaitun diketahui bermanfaat bagi kesehatan reproduksi karena dapat menurunkan risiko sindrom ovarium polikistik (PCOS), salah satu penyebab gangguan ovulasi dan ketidaksuburan. Minyak zaitun bisa digunakan untuk memasak, ditambahkan ke makanan siap saji, atau dicampurkan ke sayuran. Selain minyak zaitun, tomat serta ikan berlemak seperti tuna dan makarel juga dianjurkan karena mengandung nutrisi penting bagi keseimbangan hormon.

4. Menghindari rokok

Kebiasaan merokok terbukti berdampak buruk pada kesuburan. Zat kimia dalam rokok dapat menurunkan kualitas dan jumlah sel telur serta memengaruhi kesehatan rahim.

5. Mengurangi atau menghindari alkohol

Konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko gangguan ovulasi dan memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi. Karena itu, perempuan dianjurkan untuk membatasi atau menghindari minuman beralkohol.

6. Menghindari perilaku seksual berisiko

Berganti-ganti pasangan atau melakukan hubungan seksual tanpa pengaman meningkatkan risiko penyakit seksual menular dan infeksi yang dapat mengganggu sistem reproduksi. Penggunaan kondom membantu memberikan perlindungan lebih.

7. Istirahat yang cukup dan mengelola stres

Tidur yang cukup serta pengelolaan stres berperan penting dalam menjaga kesehatan hormonal. Perempuan dewasa disarankan tidur 7-9 jam setiap malam untuk mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan, termasuk sistem reproduksi.

Kesimpulannya, dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan tersebut, perempuan dapat menjaga kesehatan organ reproduksi. Selain itu, tips tersebut juga dapat meminimalisir risiko berbagai gangguan yang dapat memengaruhi kesuburan maupun fungsi seksual. (halodoc.com/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya