Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Kemendikdasmen Siap Laksanakan TKA untuk Jenjang SD dan SMP

Despian Nurhidayat
30/3/2026 20:45
Kemendikdasmen Siap Laksanakan TKA untuk Jenjang SD dan SMP
Ilustrasi(MI/DESPIAN NURHIDAYAT)

MENJELANG April 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti mengatakan bahwa persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP sudah dilakukan dengan baik. 

“Secara keseluruhan sudah sangat siap tinggal menunggu hari H saja, karena sudah beberapa kali dilakukan uji coba, baik secara teknis menyangkut penggunaan internet dan juga beberapa yang berkaitan dengan ketersediaan sarana komputer. Jadi semua tes kita TKA itu berbasis komputer. Sekolah-sekolah yang tidak atau belum punya komputer memang kita atur sedemikian rupa supaya bisa pinjam di sekolah lain yang tidak menyelenggarakan TKA,” ungkapnya di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (30/3). 

Lebih lanjut, Abdul Mu’ti juga menekankan bahwa masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan pelaksanaan TKA. Pasalnya Kemendikdasmen sudah mempersiapkan pelaksanaannya dengan matang dan TKA bukan penentu kelulusan. 

“Enggak perlu khawatir Dipersiapkan sebaik-baiknya, karena ini kan bukan menjadi penentu kelulusan. Itu hanya menilai dua mata pelajaran saja kan. Bahasa Indonesia dan Matematika. Yang lainnya kan penentu untuk masing-masing satuan pendidikan,” tegas Abdul Mu’ti. 

Selain itu, dia pun menegaskan bahwa Kemendikdasmen akan memberlakukan sanksi tegas apabila ada yang ketahuan melakukan kecurangan dalam pelaksanaan TKA. 

“Kita kan sudah ada pengalaman pelaksanaan TKA SMA. Saya kira secara sistem kita sudah lebih siap dan kita tegas ya prinsipnya. Kalau ada murid yang curang atau sekolah yang curang, maka langsung kita nol-kan nilainya. Karena kita membangun pertama tentu saja kejujuran Ini bagian dari karakter yang kita bangun bersama-sama. Karena itu tagline dari TKA kan jujur. Kemudian yang kedua ya gembira,” tuturnya. 

“Enggak usah khawatir, enggak usah takut. Siapkan saja dengan sebaik-baiknya agar kita justru malah dengan gembira, bisa mengerjakan dengan baik daripada dengan perasaan tertekan yang malah justru bisa menjadi kendala psikologis dan kita bisa mengalami mental block kalau takut mengerjakan itu,” sambung Abdul Mu’ti. 

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti juga mengatakan bahwa pihaknya juga sudah menyosialisasikan implementasi PP Tunas kepada para dinas pendidikan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah. 

“Sudah (sosialisasi PP Tunas), itu juga sudah kita sampaikan kepada dinas-dinas pendidikan dan juga kepada UPT untuk mengimplementasikan PP Tunas, terkait dengan pembatasan penggunaan gawai. Jadi bukan pelarangan, yaitu pembatasan penggunaan gawai,” pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya