Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan dalam kehidupan sehari-hari, terutama setelah Idulfitri. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjalani bulan suci tidak hanya dilihat dari intensitas ibadah selama Ramadan, tetapi juga dari konsistensi perilaku setelahnya.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum pembentukan karakter yang memperkuat berbagai nilai utama, seperti kejujuran, keadilan, kebersamaan, dan toleransi. Nilai-nilai ini, kata dia, harus terus dipraktikkan dalam kehidupan sosial.
"Yang paling penting, nilai-nilai Ramadan itu harus dipatrikan dalam diri kita. Kejujuran, keadilan, kebersamaan, toleransi, dan sifat-sifat keutamaan yang lainnya, jangan sampai nanti lewat Ramadhan kita kembali kambuh lagi. Nilai-nilai itu harus dipatrikan dalam diri kita," kata Menag dalam keterangannya, Selasa (24/3).
Ia menilai, masyarakat yang mampu menjaga semangat Ramadan akan berkontribusi pada terciptanya kehidupan berbangsa yang harmonis dan produktif. Konsistensi tersebut, lanjutnya, akan melahirkan pribadi-pribadi yang membawa kesejukan di tengah masyarakat.
"Kalau ini kita ikuti perkembangan Ramadan, maka kita akan menjadi produk Ramadan yang sangat sejuk, sangat indah, cerah dan mencerahkan," ujarnya.
Selain itu, Nasaruddin juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional serta menghindari kepentingan sesaat yang berpotensi merusak kohesi sosial. Ia menilai perpecahan antarsesama warga dapat melemahkan fondasi kebangsaan.
"Saya minta persatuan dan kesatuan. Jangan sampai kita terkecoh oleh satu kepentingan sesaat, lalu saling menyikut antar sesama warga bangsa. Itu akan melemahkan sendi-sendi kebangsaan kita," ucapnya.
Menanggapi isu "fitrah kebangsaan", Menag menekankan bahwa sikap individualisme harus dihindari karena dapat menjadi ancaman bagi kebersamaan.
"Saya kira individualisme itu jangan sampai bersarang di hati dan di pikiran setiap anak bangsa. Ini yang menjadi racun. Kalau semua orang mementingkan dirinya sendiri," tuturnya.
Ia pun menegaskan bahwa Idulfitri seharusnya dimaknai sebagai titik awal untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai Ramadan, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial, bukan sekadar perayaan seremonial tahunan. (Fik/I-1)
Produksi sampah di Kota Bandung mencapai 1.600–1.800 ton per hari. Wali Kota Muhammad Farhan mengajak masyarakat mulai memilah dan mendaur ulang sampah dari rumah pada momentum Idulfitri.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Namun, tahukah Anda mengapa hidangan tertentu selalu muncul setiap tahun? Di balik kelezatannya, tersimpan akulturasi budaya dan filosofi mendalam.
PERTAMINA mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dan sesuai dengan kebutuhan seraya memastikan ketersediaan pasokan BBM selama Idulfitri
IDULFITRI adalah hari raya yang menandai akhir Ramadan dan rangkaian ibadah yang ada di dalamnya, khususnya puasa dan salat Tarawih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved