Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program kebaikan yang telah diletakkan oleh pimpinan terdahulu. Dalam acara Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Pimpinan BAZNAS RI di Jakarta, Jumat (13/3/2026). Sodik menekankan, kepemimpinannya akan fokus pada kesinambungan dan peningkatan kualitas lembaga.
"Kita terus semangat untuk melanjutkan kebaikan-kebaikan yang adalah sunnatullah. Bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin," jelas Sodik di hadapan pimpinan BAZNAS RI periode 2026-2031 dan pimpinan BAZNAS RI periode sebelumnya.
Sodik mengatakan upaya peningkatan ini dilakukan bukan karena pengurus masa sebelumnya tidak baik, melainkan sebagai dinamika fitrah kehidupan sebuah lembaga untuk terus berkembang. “Kita siap, insyaallah untuk meneruskan kebajikan-kebajikan yang sudah dilaksanakan,” katanya.
Menurutnya, langkah strategis kepengurusannya ke depan telah digariskan melalui lima amanah besar dari Presiden RI. Mandat tersebut meliputi penggalian potensi zakat nasional yang diproyeksikan mencapai Rp327 triliun, penguatan kerja sama dan sinkronisasi data antarinstansi, serta penguatan struktur BAZNAS hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
"Amanah lainnya adalah tentang memerangi korupsi. Ini adalah amanah yang beliau sampaikan dengan sangat serius kepada kita," tegasnya.
Sebagai langkah konkret melanjutkan fondasi yang ada, Sodik menargetkan proses konsolidasi internal dapat tuntas dalam waktu singkat. Dengan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dinilainya luar biasa, ia optimis paket kebijakan internal akan mantap dalam waktu maksimal enam bulan.
"Saya akan lebih fokus pada tugas utama bersama pimpinan untuk membangun jaringan guna mendukung proses internal ini. Kita siap meneruskan kebajikan-kebajikan yang sudah dilaksanakan oleh pimpinan sebelumnya," tambah Sodik.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Periode 2020-2025, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya dakwah zakat yang berkelanjutan demi meraih rida Allah SWT. Ia juga memberikan dukungan penuh kepada Sodik Mudjahid sebagai suksesornya.
"Dakwah zakat harus terus kita dengungkan, harus kita gerakkan, sehingga demikian apa yang kita lakukan ini akan benar-benar mendapatkan rida Allah Subhanahu wa Ta'ala. Amin. Kami percaya 100 persen, sahabat saya Pak Sodik ini sahabat betul, tahu bagaimana caranya mengembangkan sebuah organisasi,” jelasnya.
Melalui pengesahan SK Presiden Prabowo Subianto dan simbolisasi serah terima jabatan, BAZNAS RI secara resmi memasuki babak baru kepemimpinan untuk periode 2026–2031. Estafet kepemimpinan ini kini dipercayakan kepada jajaran pimpinan BAZNAS RI yang terdiri dari:
Penyerahan zakat Presiden Prabowo diterima dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki.
Menurutnya, sedekah merupakan mulia yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam dan dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Program ini tidak hanya berbicara tentang peternakan, tetapi juga tentang masa depan dan kemandirian masyarakat desa.
Program ini memberikan dua keuntungan sekaligus, yakni menyelamatkan bumi dan menguatkan ekonomi lokal, khususnya mustahik.
Capaian ini menambah daftar panjang prestasi BAZNAS atas kiprahnya mendukung industri halal nasional dalam ajang IHYA. Sebelumnya, BAZNAS sudah dua kali menerima penghargaan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved