Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Kapan Malam Lailatul Qadar, Kenali Tujuh Tanda-tanda Rahasia Malam Seribu Bulan

Media Indonesia
09/3/2026 22:43
Kapan Malam Lailatul Qadar, Kenali  Tujuh Tanda-tanda Rahasia Malam Seribu Bulan
Ilustrasi(Freepik.com)

 

Lailatul Qadar adalah malam paling mulia dalam Islam yang letaknya dirahasiakan oleh Allah SWT di sepuluh malam terakhir Ramadan. Meski tersembunyi, Rasulullah SAW memberikan beberapa isyarat atau tanda-tanda agar umat Muslim dapat mengenali keberadaan malam yang lebih baik dari seribu bulan tersebut.

Memahami tanda-tanda ini bukan sekadar untuk memuaskan rasa ingin tahu, melainkan sebagai motivasi untuk memperkencang ibadah di penghujung Ramadan. Berikut adalah tanda-tanda Lailatul Qadar yang dirangkum dari berbagai sumber sahih.

Tanda-Tanda Alam Lailatul Qadar

Rasulullah SAW memberikan gambaran mengenai kondisi alam saat Lailatul Qadar tiba dan pagi setelah malam tersebut berlalu:

  • Matahari Terbit dengan Cahaya Teduh: Berdasarkan hadis riwayat Muslim, Nabi SAW bersabda: "Pagi hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tanpa sinar yang menyengat, seperti bejana hingga ia meninggi." (HR. Muslim).
  • Udara yang Tenang dan Nyaman: Suasana malam tidak terasa gerah namun juga tidak dingin menusuk. Udara terasa sangat stabil dan menyejukkan bagi orang yang beribadah.
  • Langit Bersih Tanpa Awan Mendung: Dalam beberapa riwayat disebutkan langit nampak cerah dan bersih, memberikan kesan kedamaian yang mendalam.
  • Tidak Ada Meteor atau Bintang Jatuh: Sebagian ulama menyebutkan bahwa pada malam tersebut setan-setan terbelenggu sehingga tidak ada pelemparan bintang (meteor) sebagaimana biasanya.

Tanda Spiritual: Apa yang Dirasakan Manusia?

Selain fenomena alam, ada tanda-tanda yang bersifat subjektif namun sering dirasakan oleh mereka yang bersungguh-sungguh mencari malam mulia ini:

1. Ketenangan Batin (Thuma'ninah)

Seseorang akan merasakan ketenangan hati yang luar biasa. Segala beban pikiran seolah terangkat, digantikan dengan rasa syukur dan kedamaian saat bersujud kepada Allah SWT.

2. Kekhusyukan yang Meningkat

Beribadah di malam Lailatul Qadar terasa lebih ringan. Seseorang tidak merasa mengantuk atau lelah secara berlebihan saat melakukan shalat malam yang panjang atau membaca Al-Qur'an dalam waktu lama.

Mengapa Waktunya Dirahasiakan?

Para ulama, termasuk Imam Al-Ghazali, menjelaskan bahwa dirahasiakannya malam Lailatul Qadar bertujuan agar umat Islam senantiasa bersemangat dalam beribadah di sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan, bukan hanya terpaku pada satu malam saja.

Jika seseorang mengetahui tanda-tanda tersebut telah lewat, dikhawatirkan mereka akan mengendurkan ibadahnya di malam-malam berikutnya. Padahal, setiap detik di akhir Ramadan memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah SWT.

People Also Ask (FAQ)

Apakah tanda Lailatul Qadar bisa dilihat oleh semua orang?
Tanda alam seperti matahari teduh bisa dilihat oleh siapa saja, namun tanda spiritual hanya dapat dirasakan oleh mereka yang sedang dalam keadaan terjaga dan beribadah kepada Allah SWT.

Bagaimana jika terjadi hujan di malam ganjil?
Hujan bukan berarti menutup kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar. Dalam sebuah hadis, Nabi SAW pernah bermimpi sujud di atas tanah yang becek karena hujan pada malam Lailatul Qadar. Jadi, hujan justru bisa menjadi rahmat dan tanda kesejukan.

Apa doa yang paling utama dibaca?
Sesuai anjuran Nabi SAW kepada Aisyah RA, doa utamanya adalah: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni" (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku).

Kesimpulannya, tanda-tanda Lailatul Qadar adalah sarana bagi kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Yang terpenting bukanlah sekadar melihat tandanya, melainkan apakah kita sedang dalam kondisi beribadah saat malam itu tiba.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya