Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Idwriters Luncurkan Other Maps, Jurnal Sastra Indonesia untuk Dunia

Putri Rosmalia Octaviyani
07/3/2026 16:11
Idwriters Luncurkan Other Maps, Jurnal Sastra Indonesia untuk Dunia
Peluncuran Jurnal Other Maps Idwriters.(Dok. Idwriters.)

KOMUNITAS sastra akar rumput Indonesia, Idwriters, resmi memperkenalkan Other Maps. Platform sastra independen sekaligus jurnal triwulanan berbahasa Inggris ini didedikasikan khusus untuk membawa karya-karya penulis Indonesia ke hadapan pembaca global.

Kehadiran Other Maps menjadi oase bagi para penulis lokal yang memiliki aspirasi menembus batas geografi melalui karya terjemahan. Menariknya, platform ini bergerak secara mandiri tanpa bergantung pada kerangka birokratis maupun program formal pemerintah.

Pendiri Idwriters, Valent Mustamin, menjelaskan bahwa Other Maps merupakan pengembangan dari basis data penulis Indonesia yang telah ia rintis selama 12 tahun. Pengumuman ini disampaikan dalam bincang literasi di perayaan ulang tahun ke-4 ruang baca "Baca di Tebet", Jakarta.

"Other Maps bisa disebut sebagai 'anak' dari Idwriters. Harapannya, platform ini melahirkan banyak jurnal atau majalah daring dari penulis Indonesia yang diterjemahkan ke bahasa asing. Ini adalah bentuk nyata pengenalan penulis Indonesia ke mancanegara," ujar Valent dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).

Menggagas "Peta Baru" Sastra Dunia

Lebih dari sekadar platform publikasi, Other Maps mengusung misi filosofis yang kuat. Valent menegaskan komitmennya terhadap geografi sastra yang tidak berpusat pada bahasa dominan atau pusat kebudayaan mapan yang selama ini mendikte standar sastra universal.

Dalam visi Other Maps, proses penerjemahan bukan sekadar teknis pengalihan bahasa, melainkan tindakan penataan ulang arah pandang dunia. Sastra Indonesia diposisikan sebagai medan jamak yang memiliki otoritas sendiri, bukan sekadar pelengkap.

“Kami tidak ingin memperbaiki peta yang sudah ada, melainkan menciptakan peta-peta baru. Kami mengundang pembaca internasional menjelajahi dunia melalui rute alternatif yang dibentuk oleh sejarah lokal,” tegas Valent.

Dukungan Ekosistem Sastra Independen

Perjalanan Idwriters mengelola basis data penulis dilakukan secara mandiri selama lebih dari satu dekade. Saat ini, upaya tersebut mulai diperkuat oleh dukungan para sukarelawan dan diaspora Indonesia di berbagai belahan dunia.

Hingga saat ini, sekitar 700 penulis dari berbagai genre—mulai dari sastra murni hingga tokoh lintas ilmu—telah terdata di Idwriters. Sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem, Other Maps akan menerapkan skema berlangganan bagi pembaca internasional.

"Tujuannya agar ada komunikasi dan pertukaran ide. Idealnya, karya penulis Indonesia dapat diterjemahkan ke bahasa internasional sehingga bisa dinikmati masyarakat global," pungkasnya.

Melalui Other Maps, Indonesia kini memiliki gerbang utama bagi audiens global untuk terlibat secara kritis dengan perspektif lokal yang berakar pada sejarah dan kekayaan budaya nusantara. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya