Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
TERLALU banyak tidur adalah kondisi ketika seseorang tidur melebihi kebutuhan normal tubuh secara terus-menerus, biasanya lebih dari 9 sampai 10 jam per hari untuk orang dewasa, atau tetap merasa lelah meskipun sudah tidur lama.
Dalam dunia medis, kondisi ini sering disebut hipersomnia, yaitu gangguan yang membuat seseorang merasa mengantuk berlebihan atau membutuhkan tidur dalam durasi sangat panjang.
Tidur terlalu lama bisa mengganggu keseimbangan zat kimia di otak sehingga memicu sakit kepala.
Alih-alih segar, kamu bisa merasa lebih lemas dan sulit fokus.
Kurang aktivitas fisik karena terlalu lama tidur dapat memperlambat metabolisme.
Beberapa penelitian mengaitkan kebiasaan tidur berlebihan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Durasi tidur yang terlalu panjang juga dikaitkan dengan gangguan pengaturan gula darah.
Terlalu banyak tidur bisa berhubungan dengan perasaan sedih, kurang semangat, atau gejala depresi.
Berbaring terlalu lama dapat membuat otot dan sendi menjadi kaku.
Tidur berlebihan bisa merusak ritme sirkadian.
Beberapa studi menunjukkan hubungan antara durasi tidur berlebihan dan peningkatan penanda peradangan.
Waktu aktif berkurang sehingga tugas atau aktivitas tertunda.
Ironisnya, terlalu banyak tidur justru bisa membuat tubuh terasa semakin lelah.
Hipersonia bisa menjadi gejala gangguan seperti depresi, sleep apnea, atau masalah tiroid.
Tidur yang ideal untuk remaja umumnya membutuhkan sekitar 8 sampai 10 jam per malam, sedangkan orang dewasa sekitar 7 hingga 9 jam per malam. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
Selama ini, kita tahu bahwa kurang tidur buruk bagi kesehatan otak. Tapi tahukah Anda, tidur terlalu lama juga bisa menimbulkan risiko serupa—termasuk meningkatkan potensi Alzheimer?
Tidur yang cukup, yakni sekitar 7 hingga 9 jam per malam, sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental. Namun, tidur yang terlalu lama atau berlebihan justru dapat memberikan dampak negatif
Tidur merupakan bagian penting dari siklus hidup manusia dan diperlukan untuk pemulihan fisik dan mental. Selama tidur, tubuh menjalani proses pemulihan, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak
Tidur penting bagi kesehatan fisik dan mental, berfungsi untuk memulihkan energi, memperbaiki jaringan, dan memproses informasi yang didapat selama periode terjaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved