Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Kemdiktisaintek: Rp200 Miliar untuk Pembangunan Satu SMA Unggul Garuda Baru

Despian Nurhidayat
19/2/2026 13:18
Kemdiktisaintek: Rp200 Miliar untuk Pembangunan Satu SMA Unggul Garuda Baru
SMA Unggul Garuda.(Dok. Pemkab Bekasi)

KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengatakan bahwa untuk membangun satu SMA Unggul Garuda Baru, dibutuhkan anggaran hingga Rp200 miliar. 

"Biaya pembangunan per sekolah sebetulnya bervariasi karena ternyata masing-masing lokasi ini juga ada beberapa faktor tertentu, ada faktor demografi dan seterusnya sehingga ada kisaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunannya saja," ungkap Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, kemarin, Rabu (18/2). 

 Adapun empat SMA Unggul Garuda Baru ditargetkan rampung pada Juni 2026. Empat SMA Unggul Garuda Baru tersebut masing-masing berlokasi di Belitung Timur, Bangka Belitung; Konawe, Sulawesi Tenggara; Bulungan, Kalimantan Utara; dan Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia juga menyampaikan bahwa anggaran Rp200 miliar tersebut belum termasuk biaya operasional sekolah lainnya, seperti fasilitas sekolah, gaji guru, dan tenaga kependidikan. 

Oleh sebab itu, pihaknya menyiapkan dana abadi di luar dari anggaran total biaya pembangunan Sekolah Garuda untuk keberlanjutan operasional sekolah. "Sudah diperhitungkan sampai tahun 2029 nanti, pula kami juga memikirkan beyond itu melalui skema Dana Abadi," jelasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya